Sudah Beraksi 17 Kali, Pencuri Modus Ajak Ambil Bansos Diringkus

Eko Susanto - detikNews
Senin, 26 Jul 2021 18:54 WIB
Pencuri modus ajak ambil bansos yang diringkus Polres Magelang, Senin (26/7/2021).
Pencuri modus ajak ambil bansos yang diringkus Polres Magelang, Senin (26/7/2021). Foto: Dok. Polres Magelang
Kabupaten Magelang -

Seorang warga Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, inisial MTK (36), diamankan Polres Magelang terkait kasus pencurian bermodus mengajak korban ambil bantuan sosial (bansos) pemerintah. Pelaku diamankan ketika terjaring penyekatan di kawasan Salam.

Kasat Reskrim Polres Magelang AKP M Alfan mengatakan, pelaku beraksi pada Sabtu (3/7) sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu dia mendatangi rumah warga calon korbannya secara acak. Belakangan diketahui korban adalah seorang pedagang, M (85), warga Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang.

"Saat itu, pelaku datang dengan naik mobil. Terus tersangka memberitahu korban bahwa dapat bantuan dari kabupaten sebesar Rp 5 juta. Saat korban mau bertanya ke Pak Bayan (kepala dusun), tersangka menyampaikan tidak usah laporan ke Pak Bayan," kata Alfan dalam pesan melalui WhatsApp, Senin (26/7/2021).

Kemudian pelaku mengajak korban untuk mengambil uang dengan naik mobil. Dalam perjalanan, pelaku dan korban berhenti di musala daerah Sawangan untuk salat. Saat korban salat tersebut, pelaku kabur dengan membawa tas.

"Dalam perjalanan tersangka dan korban berhenti di musala di daerah Sawangan untuk salat. Saat itu, tersangka memberitahu korban agar tasnya disimpan dalam mobil. Saat korban salat, tersangka pergi dengan membawa tas milik korban yang berisi 3 buah cincin emas, sepasang anting dan uang tunai Rp 5 juta," katanya.

Atas kejadian tersebut, korban melapor Polsek Sawangan. Menindaklanjuti laporan ini, Polsek Sawangan dan Polres Magelang melakukan penyelidikan hingga berhasil menangkap pelaku saat dilangsungkan penyekatan di Salam, Kamis (22/7).

"Pada, Kamis (22/7), mobil tersebut melintas di Pos Penyekatan Salam, kemudian dilakukan pemeriksaan dan ciri-ciri yang berada di mobil tersebut mirip dengan ciri-ciri pelaku yang disebutkan korban. Dari dari hasil pemeriksaan tersangka mengakui perbuatannya dan petugas menyita barang bukti uang Rp 300.000, cincin emas, mobil dan tas warna hitam milik korban," ujarnya.

Dalam pemeriksaan, kata Alfan, tersangka sejak bulan Desember 2020 sampai dengan Juli 2021 telah melakukan penipuan dan pencurian dengan modus yang sama di 17 tempat kejadian perkara (TKP) di Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Magelang.

"Tersangka mendatangi korban secara acak, dia melihat kondisi rumah korban. Berdasarkan keterangan tersangka dari bulan Desember 2020 sampai dengan Juli 2021 telah melakukan penipuan dan atau pencurian dengan modus bahwa korban mendapat bansos kemudian mengambil barang berharga milik korban saat korban lengah sebanyak 17 kali. Aksi di seputaran daerah Temanggung dan Kabupaten Magelang," pungkasnya.

(rih/mbr)