Pengiriman Warga COVID Asal Klaten ke Donohudan Menurun, Ini Sebabnya

Achmad Syauqi - detikNews
Minggu, 25 Jul 2021 18:14 WIB
Evakuasi warga positif COVID asal Klaten ke Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Minggu (25/7/2021).
Evakuasi warga positif COVID asal Klaten ke Asrama Haji Donohudan, Boyolali (Foto: Achmad Syauqi/detikcom)
Klaten -

Jumlah warga terkonfirmasi positif virus Corona atau COVID-19 asal Klaten yang dikirim ke Asrama Haji Donohudan menurun. Hari ini hanya ada 38 orang yang dikirim ke Donohudan karena ada yang saturasi oksigennya memburuk.

"Hari ini 36, rencana memang 50 tapi memang karena ada kendala teknis di lapangan. Orang yang akan dibawa itu ternyata saturasinya turun, ada yang juga sakit pendarahan sehingga tidak memenuhi syarat dibawa ke Donohudan," kata Bupati Klaten Sri Mulyani usai mengecek pengiriman pasien COVID di GOR Gelarsena, Klaten, Minggu (25/7/2021).

Mulyani menerangkan mulai Senin (26/7) besok, Satgas akan mulai fokus menyalurkan pasien Corona ke lokasi isolasi terpusat di tingkat kabupaten dan kecamatan. Terutama ke GOR Gelarsena.

"Kami nanti akan memusatkan mulai besok untuk mengisi di GOR, karena masih ada 87 bed kosong. Besok akan kami penuhi," lanjut Mulyani.

Setelah GOR penuh, terang Mulyani, akan menyusul diisi lokasi isolasi di Pusdik Satpam Klaten Selatan. Untuk sementara pengiriman ke Asrama Haji Donohudan akan dihentikan karena sudah 138 orang.

"Donohudan sudah, berarti kita mengirimkan 138 orang. Kita selanjutnya fokus ke isolasi kecamatan," lanjut Mulyani.

Data terakhir di Klaten, ungkap Mulyani, untuk bed isolasi di Klaten masih ada 720 yang kosong. Dia pun memastikan kekosongan itu akan dimaksimalkan.

"Total isolasi terpusat sekabupaten ada 914 tapi kalau tidak salah masih ada 720 yang akan kita maksimalkan. Untuk GOR bagi laki-laki, dan di panti semedi untuk wanita," terang Mulyani.

Kasubbag Humas Iptu Nahrowi menambahkan pelaksanaan manajemen kontijensi COVID sudah digelar selama tiga hari. Selama tiga hari itu ada 138 warga Klaten yang dievakuasi ke Asrama Haji Donohudan.

"Total sudah 138. Masing-masing 52 di hari pertama, kemudian 50 warga di hari kedua dan hari ini 36," terang Nahrowi pada wartawan.

Nahrowi, menerangkan kegiatan evakuasi warga terkonfirmasi positif dari lokasi isolasi mandiri ke isolasi terpusat akan terus dilanjutkan. Hal itu untuk untuk menekan angka penularan COVID khususnya dari klaster keluarga.

"Pemisahan antara anggota keluarga yang positif dengan yang sehat adalah langkah paling efektif yang bisa dilakukan saat ini. Kapasitas isolasi terpusat baik itu tingkat desa, kecamatan maupun kabupaten akan kita usahakan diisi semua," kata Nahrowi.

Simak video '100-an Pasien Isoman di Klaten Dipindah ke Asrama Haji Donohudan':

[Gambas:Video 20detik]



(ams/ams)