Varian Delta Diduga Jadi Biang Kerok Lonjakan Kasus COVID di Kulon Progo

Jalu Rahman Dewantara - detikNews
Minggu, 25 Jul 2021 15:24 WIB
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kulon Progo, Sri Budi Utam
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kulon Progo, Sri Budi Utami (Foto: Jalu Rahman Dewantara/detikcom)
Kulon Progo -

Virus Corona atau COVID-19 varian Delta diduga sudah muncul di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dugaan tersebut berdasarkan tingginya lonjakan kasus COVID-19 di Kulon Progo.

"Melihat situasi penyebarannya yang cepat kemudian tingginya kasus yang luar biasa dan melonjaknya jumlah kematian, kemungkinan besar varian Delta sudah ada di Kulon Progo," ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kulon Progo, Sri Budi Utami kepada wartawan, Minggu (25/7/2021).

Sri menyebut hal ini masih sebatas dugaan, karena belum ada uji sampel yang menunjukkan adanya varian Delta di Kulon Progo.

"(Uji sampel) Nanti dari laboratorium mas, kalau ada sesuatu (muncul varian baru) kan ada kriteria sampel, kalau ada kriteria sampel pasti kita kirim tanpa diminta dan untuk saat ini belum. Tapi kalau berdasarkan pengamatan, kami merasa sudah itu (muncul varian delta), kemungkinan ya, tapi nggak bisa kita memutuskan sekarang," ucapnya.

Merujuk data Satgas COVID-19 Kulon Progo, akumulasi kasus Corona di Kulon Progo per Sabtu (24/7) mencapai 14.649. Dari jumlah tersebut sebanyak 9.407 kasus di antaranya dinyatakan selesai isolasi, dan 537 sembuh.

Sementara yang masih menjalani isolasi di rumah sakit sebanyak 271 dan isolasi mandiri 4.170 kasus. Lalu untuk kasus meninggal dunia sebanyak 264.

Dari catatan detikcom, sejak beberapa waktu terakhir terjadi lonjakan kasus baru di Kulon Progo. Per hari bahkan mencapai sekitar 200 kasus. Jika menengok ke belakang setidaknya sepekan lalu, tren peningkatan kasus itu sudah terlihat.

Pada 18 Juli 2021 mencatat kasus baru sebanyak 229. Kemudian secara berurutan pada 19 Juli 165, 20 Juli 174, 21 Juli 226, 22 Juli 249 dan 23 Juli 270 kasus.

Jumlah ini lebih tinggi dibandingkan saat awal pandemi melanda. Di mana kasus baru di Kulon Progo kala itu selalu di bawah 100 kasus per hari.

(ams/ams)