Terungkap! Ini Motif Pelaku Teror Lempar Batu ke Truk-Mobil di Klaten

Achmad Syauqi - detikNews
Minggu, 25 Jul 2021 14:58 WIB
Kasat Reskrim Polres Klaten AKP Andriansyah Rithas Hasibuan, Rabu (2/6/2021).
Kasat Reskrim Polres Klaten AKP Andriansyah Rithas Hasibuan. (Foto: Achmad Syauqi/detikcom)
Klaten -

Empat pelaku aksi teror pelemparan batu pada kendaraan yang melintas terutama truk dan mobil di Klaten, Jawa Tengah ditangkap. Motif teror lempar batu itu dilakukan keempat pelaku hanya karena iseng.

"Motifnya iseng saja sebenarnya mereka itu. Bukan teror atau apa," ucap Kasat Reskrim Polres Klaten AKP Andriansyah Rithas Hasibuan pada wartawan di GOR Gelarsena, Minggu (25/7/2021).

Andriansyah mengatakan meski para pelaku mengaku hanya iseng tapi perbuatan mereka dinilai telah meresahkan. Pihanya pun memastikan kasus ini akan terus diproses.

"Namanya remaja, mungkin iseng, ngerjain. Tapi itu bagi kita perbuatan yang sudah meresahkan dan harus ditindak," lanjut Andriansyah.

Andriansyah menerangkan para pelaku bakal dijerat dengan pasal 170 KUHP. Di pasal tersebut perusakan barang bisa diancam pidana.

"Pasalnya perusakan di pasal 170 KUHP. Ancamannya bisa lima tahun penjara," papar Andriansyah.

Andriansyah berharap jangan sampai ada perbuatan melanggar hukum. Dia pun meminta masyarakat yang merasa menjadi korban untuk melapor.

"Masyarakat yang menjadi korban jangan sungkan melapor. Keempat orang itu warga Klaten semua," jelas Andriansyah.

Sebelumnya diberitakan, pelaku teror lempar batu ke kaca truk dan mobil yang bikin resah ditangkap jajaran Polres Klaten. Empat orang pelaku yang kini sudah ditetapkan menjadi tersangka kini diperiksa intensif.

Andriansyah mengatakan dari empat orang yang diamankan dan diperiksa di Mapolres, ada yang anak di bawah umur. Namun ada juga satu orang dewasa.

"Ada empat orang kita tangkap pekan lalu. Tiga orang anak di bawah umur dan satu orang dewasa," terang Andriansyah.

Simak juga 'Sopir Truk Dikeroyok Rombongan Pengiring Jenazah di Jakut':

[Gambas:Video 20detik]



(ams/ams)