3 Pria Sekeluarga Tinggal Serumah Meninggal Beruntun Gegara Corona

Achmad Syauqi - detikNews
Jumat, 16 Jul 2021 14:06 WIB
Tim Satgas Desa Prawatan saat memulasarkan jenazah alm Joko
Tim Satgas Desa Prawatan saat memulasarkan jenazah alm Joko (Foto: dok.Posko Satgas Desa Prawatan)
Klaten -

Tiga pria warga Desa Prawatan, Kecamatan Jogonalan, Klaten, Jawa Tengah meninggal berurutan usai terpapar virus Corona atau COVID-19. Ketiganya merupakan satu keluarga dan tinggal dalam satu rumah.

"Betul, tiga orang itu satu rumah dan satu keluarga. Cuma yang satu sudah KK beda tapi satu rumah," ungkap Pelaksana Kegiatan Penanganan COVID-19 Desa Prawatan, Kecamatan Jogonalan, Warsino saat ditemui di Posko Desa Prawatan, Klaten, Jumat (16/7/2021).

Warsino menuturkan peristiwa itu bermula pada Selasa (13/7) pukul 13.00 WIB. Kala itu Joko Suroyo (42) yang dinyatakan positif COVID-19 lemas, dan saat dicek saturasi oksigennya memburuk.

"Saat itu saturasi oksigen buruk dan kami ambil ambulans untuk dibawa ke RS. Saat menunggu ambulans semakin lemas dan akhirnya dinyatakan meninggal oleh dokter Puskesmas," jelas Warsino.

"Statusnya isoman sudah lima hari," lanjut Warsino.

Warsino menuturkan Joko kemudian dimakamkan pukul 22.00 WIB. Setelah selesai pemakaman sekitar pukul 23.00 WIB, tim kembali mendapat kabar orang meninggal.

"Saat istirahat ada kabar orang meninggal, yaitu Semi Mitro Diharjo (70) ayah dari Joko. Tinggalnya juga satu rumah dengan almarhum Joko," sambung Warsino.

Dia menuturkan setelah dicek oleh tim dan dokter puskesmas, Semi dinyatakan meninggal dan dimakamkan pada Rabu (14/7) pukul 14.00 WIB. Usai pemakaman adik Joko, Agus Wagimin (35) mengaku lemas seingga dites swab.

"Tapi akhirnya diswab di rumah dan hasilnya positif (COVID). Saat itu Agus sudah lemas tergeletak, saturasi oksigen 60 kita bantu oksigen tidak naik lalu kita kirim ke RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro (RSST) kemarin sore," sambung Warsino.

Setelah dirawat di RS Soeradji Tirtonegoro, Agus akhirnya meninggal menyusul ayah dan kakaknya Jumat (16/7) pukul 02.00 WIB. Ketiganya dipastikan positif COVID.

"Tiga- tiganya positif COVID. Ini masih ada anak dan istri Joko, anaknya kita swab positif tapi istrinya negatif," terang Warsino.

Terpisah, Kades 3 Desa Prawatan, Situr Guntur menjelaskan di RW 8 tempat keluarga Joko Suroyo tinggal ada enam rumah dengan kasus positif COVID. Namun daerah tersebut tidak ditutup atau lockdown.

"Tidak di-lockdown. Satu RW itu ada enam KK yang ada warga isomanya, dan kita satgas sudah melakukan penyemprotan serta imbauan kepada warga lainnya," ungkap Situr pada detikcom di kantornya.

Simak video 'WHO Sebut Ada Kemungkinan Munculnya Varian Baru Corona Lebih Berbahaya':

[Gambas:Video 20detik]



(ams/mbr)