Innalillahi... Nakes di PMI Solo dan Bayinya Meninggal Kena Corona

Ari Purnomo - detikNews
Senin, 12 Jul 2021 09:43 WIB
Ilustrasi karangan bunga
(Foto: Ilustrasi karangan bunga/Foto/: Tim Infografis)
Solo -

Seorang tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di pengambilan darah di PMI Solo, Risma Dwi Anisa (25) dan bayinya meninggal terpapar virus Corona atau COVID-19. Pegawai PMI Solo akan memberikan penghormatan terakhir sebelum almarhum dimakamkan.

"Sudah dua orang dari PMI yang meninggal karena COVID-19, yang pertama relawan bernama Sofiana Nur Yasid dan sekarang tenaga kesehatan," kata Sekretaris PMI Solo Sumartono Hadinoto kepada detikcom, Senin (12/7/2021).

Keduanya, Sumartono melanjutkan, terpapar COVID-19 saat tengah hamil tua. Anak Sofiana bisa terselamatkan setelah dilakukan operasi cesar ketika usia kehamilan memasuki delapan bulan.

"Sofiana itu istrinya perawat di PMI, bayinya berhasil selamat setelah cesar, tetapi ibunya meninggal. Yang hari ini, bayinya meninggal dan ibunya (Dwi Anisa) juga meninggal," tuturnya.

Sumartono meyakini, bahwa pegawai di PMI terpapar di luar lokasi kerja. Mengingat, selama ini PMI menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat, sehingga kecil kemungkinan keduanya terpapar di PMI Solo.

"Mereka tidak tertular di PMI karena kami protokol kesehatannya ketat, karena chamber disinfektan dua kali setiap kali masuk ke PMI. Bisa saja mereka tertular di luar, seperti dari tetangga, saat makan atau dari tempat yang lain," urainya.

Selain tenaga kesehatan yang meninggal, ada 24 tenaga kesehatan PMI Solo yang saat ini tengah menjalani isolasi mandiri (isoman) di Akbara, Mojosongo.

"Kalau semua tidak disiplin mematuhi protokol kesehatan, kami sangat lelah. Sudah banyak korban, dan ini yang isoman juga sudah 24. Saya sampai menangis," urainya.

Dengan kejadian ini, Sumartono mengimbau agar seluruh masyarakat menjaga diri dan orang lain. Selain juga agar masyarakat mengingatkan orang lain yang tidak menerapkan prokes (protokol kesehatan).

"Kalau ada tetangga, saudara, teman ada yang tidak memakai masker tidak menerapkan prokes diingatkan. Meski di luar masih banyak yang nyinyir, karena bisanya selesai pandemi ini kalau kita gotong royong," pungkasnya.

Simak video 'Vaksinasi COVID-19 Ketiga untuk Nakes yang Akan Segera Dimulai':

[Gambas:Video 20detik]



(mbr/mbr)