BOR Isolasi-ICU 2 RS Rujukan COVID di Kulon Progo Full 100 Persen!

Jalu Rahman Dewantara - detikNews
Sabtu, 10 Jul 2021 18:57 WIB
Poster
Ilustrasi virus Corona (Foto: Edi Wahyono)
Kulon Progo -

Tingkat keterisian tempat tidur (TT) atau bed occupancy rate (BOR) untuk pasien positif COVID-19 di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencapai 100 persen. Dengan kondisi ini, dua rumah sakit rujukan COVID-19 yaitu RSUD Wates dan RSUD Nyi Ageng Serang Sentolo, untuk sementara tak bisa menampung pasien baru.

Juru Bicara Satgas COVID-19 Kulon Progo, Baning Rahayujati mengatakan total kapasitas TT pasien Corona di Kulon Progo, sebanyak 64. Terdiri dari 58 TT non-critical dan 6 TT critical atau ICU. Dari jumlah itu seluruhnya telah terisi penuh.

"64 TT ini ada di RSUD Wates dan Nyi Ageng Serang Sentolo. Saat ini di RSUD Wates dari kapasitas 40 TT, rinciannya 34 TT non-critical dan 6 TT critical sudah terisi semua. Hal sama juga dialami RSUD Nyi Ageng Serang Sentolo, dari total kapasitas 24 TT, kini telah terisi semua," ujar Baning kepada wartawan, Sabtu (10/7/2021).

Baning menjelaskan bila diprosentase maka BOR TT pasien Corona di Kulon Progo sekarang mencapai 100 persen. Jauh melebihi batas ideal BOR yang berdasarkan ketentuan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berkisar 60-80 persen.

"Iya BOR kita 100 persen. Semoga kondisi segera membaik dan BOR dapat menurun," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kulon Progo, Sri Budi Utami mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan menambah kapasitas TT di rumah sakit rujukan. Ditargetkan kapasitas TT bisa bertambah menjadi 115.

"Kami akan berupaya menambah TT baru, khususnya untuk RSUD Wates yang menangani pasien kritis. Targetnya pertengahan Juli ini sudah bisa terealisasi," ucap Budi.

Merujuk data Satgas COVID-19 Kulon Progo, kasus baru COVID-19 per Sabtu (10/7) sebanyak 431 kasus, sehingga akumulasi konfirmasi menjadi 10.903. Kasus baru ini berasal dari 350 hasil test antigen dan 81 hasil test PCR.

Di hari yang sama juga ada penambahan kasus selesai isolasi sebanyak 35 orang, sehingga total yang sudah selesai isolasi ada 5.943 kasus. Adapun akumulasi kasus sembuh di Kulon Progo sebanyak 537 dan meninggal dunia 184. Sedangkan yang masih menjalani isolasi di rumah sakit 290 dan isolasi mandiri 3.518.

(ams/ams)