Catat Lur! Jalan ke Candi Borobudur Ditutup 24 Jam Saat Akhir Pekan

Eko Susanto - detikNews
Kamis, 08 Jul 2021 18:03 WIB
Penutupan akses menuju Candi Borobudur Magelang akan dilakukan selama 24 jam di akhir pekan
Penutupan akses menuju Candi Borobudur Magelang akan dilakukan selama 24 jam di akhir pekan. (Foto: Eko Susanto/detikcom)
Magelang -

Polisi menutup akses jalan yang mengarah ke Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Penutupan akses jalan menuju Candi Borobudur ini bakal dilakukan selama 24 jam di akhir pekan selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat diterapkan.

Pantauan di lokasi, penutupan akses jalan menuju Candi Borobudur ini dilakukan dengan water barrier yang diberi tulisan, 'Mohon maaf arus lalu lintas dialihkan PPKM Darurat'.

"Yang pertama, melakukan penyekatan di Salam perbatasan dengan provinsi lain yaitu DIY. Kedua, juga melaksanakan pembatasan mobilitas masyarakat dan menutup ruas-ruas jalan tertentu yang rawan menyebabkan kerumunan," kata Kasat Lantas Polres Magelang AKP Faris Budiman saat dihubungi, Kamis (8/7/2021).

"Lha kita paling ramai di Borobudur kan ada objek wisata sehingga banyak juga di situ tempat jualan makan. Berdasarkan perintah pimpinan kita laksanakan penutupan penggal jalan ada empat yang kita tutup," sambungnya.


Faris menerangkan penutupan akses jalan ini dilakukan di empat titik yakni Simpang Kujon yang merupakan jalur dari arah Purworejo, Simpang Brojonalan untuk dari arah Mendut maupun Sawitan, Simpang Koramil Borobudur dan Simpang Pos Polisi Pariwisata. Penutupan ini dilakukan mulai Rabu (7/7) kemarin.

"Yang pertama, di Simpang Kujon, kemudian Simpang Brojonalan, Simpang Koramil Borobudur dan Simpang Polisi Pariwisata, empat titik itu. Untuk jamnya setiap hari Senin sampai Jumat dimulai pukul 14.00 WIB sampai 06.00 WIB, untuk hari biasa, tapi untuk weekend Sabtu dan Minggu itu penutupan selama 24 jam. Ini kami jadwal berdasarkan peraturan dari polda," ujarnya.

Faris menerangkan tujuan penutupan akses jalan ini untuk membatasi mobilitas masyarakat. Dengan harapan pemberlakuan PPKM Darurat ini mampu menekan laju kasus COVID di Magelang.

"Fungsinya PPKM Darurat ini kan membatasi mobilitas masyarakat karena angka COVID-19 memang sedang tinggi, jadi diimbau untuk masyarakat jika tidak urgent banget sebaiknya tinggal di rumah saja," tutur Faris.

Simak video 'Masih Ada yang Nongkrong, Akses Malioboro Akhirnya Ditutup':

[Gambas:Video 20detik]



(ams/sip)