Masih Ngegas! Kasus Baru Corona di Boyolali Tambah 433 Sehari

Ragil Ajiyanto - detikNews
Senin, 05 Jul 2021 18:28 WIB
Sars-CoV-19 test tube in purple protective glove, virus illustration on computer screen in background
Ilustrasi virus Corona (Foto: Getty Images/iStockphoto/PS3000)
Boyolali -

Kasus virus Corona atau COVID-19 di Boyolali, Jawa Tengah hari ini mencatat penambahan 433 kasus sehari. Dengan penambahan ini, total kasus aktif sebanyak 3.301 kasus.

Mengutip situs resmi Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali, https://dinkes.boyolali.go.id/covid19, update per pukul 14.54 WIB, Senin (5/7), tercatat ada 433 tambahan kasus baru Corona hari ini. Saat ini kasus aktif bertambah menjadi 3.301 kasus, dengan rincian 294 kasus menjalani perawatan, dan 3.007 kasus menjalani isolasi mandiri (isoman).

Sementara itu, akumulasi kasus Corona di Boyolali per hari ini sebanyak 13.908 kasus. Dari jumlah tersebut 10.048 kasus (72,2 persen) di antaranya dinyatakan sembuh atau selesai isolasi, dan meninggal dunia 559 kasus (4 persen).

Dihubungi terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Boyolali, Sherly Jeane Kilapong, mengatakan kasus baru Corona di Boyolali hari ini masih terbilang tinggi. Meningkatnya kasus baru COVID-19 ini diklaim karena gencarnya tracing dan testing kasus di Boyolali.

"(Tracing) Per hari bisa seribuan jika (PCR) dengan antigen," kata Sherly Jeane Kilapong, kepada detikcom, Senin (5/7/2021).

"(Hasil dari tes) Antigen dan PCR," sambung dia.

Sherly pun mengimbau agar masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan 5 M. Yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menjauhi kerumunan.

Untuk diketahui, dalam tiga hari terakhir ini Boyolali mencatat kenaikan kasus tertinggi selama pandemi Corona. Pada Sabtu (3/7) lalu terjadi penambahan 564 kasus baru, kemudian pada hari Minggu (4/7) kasus Corona di Boyolali mencatat rekor tertinggi dengan 860 kasus baru dalam sehari, sedangkan hari ini mencatat 433 kasus baru.

Pada Sabtu (3/7) dengan penambahan 564 kasus baru itu, total kasus aktif Corona di Boyolali menjadi 2.486 kasus. Dari jumlah tersebut 278 pasien dirawat, dan 2.208 kasus di antaranya menjalani isolasi mandiri. Pada Sabtu (3/7) itu akumlasi kasus COVID-19 sebanyak 12.615 kasus, dengan 9.624 kasus di antaranya dinyatakan sembuh dan 505 pasien meninggal dunia.

Lalu dengan penambahan 860 kasus pada Minggu (4/7) kasus aktif di Boyolali menjadi 3.036 kasus. Dari jumlah tersebut 296 pasien dirawat, dan 2.740 pasien menjalani isolasi mandiri. Kemudian akumulasi kasus Corona di Boyolali mencapai 13.475 kasus, 9.910 di antaranya sembuh, dan 529 kasus meninggal dunia.

Kenaikan kasus Corona di Boyolali ini mengakibatkan kota Susu ini masuk dalam zona risiko sedang atau oranye dengan skor IKM (indeks kesehatan masyarakat) 2,08.

(ams/sip)