Epidemiolog Sebut Syarat-syarat Ini Agar PPKM Darurat Berjalan Efektif

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Sabtu, 03 Jul 2021 21:27 WIB
Detail PPKM Darurat: Aturan-Daftar Provinsi yang Dicakup
(Foto: Edi Wahyono)
Semarang -

Epidemiolog Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menyebut ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar PPKM Darurat bisa efektif. Tidak hanya pemerintah, masyarakat juga harus disiplin agar kasus COVID-19 bisa ditekan dengan PPKM Darurat.

Epidemiolog Undip, Suharyo Hadisaputro, mengatakan efektif tidaknya PPKM Darurat tetap tergantung dari masyarakat yang menjalankannya.

"Efektif tidak tergantung masyarakat. Kedisiplinan," kata Suharyo dalam jumpa pers via zoom, Sabtu (3/7/2021).

Kedisiplinan harus ketat diiringi juga punishment. Namun demikian masih ada catatan lain efektif tidaknya PPKM Darurat salah satunya merebaknya virus Corona varian Delta.

"Kalau dilakukan ketat dan punishment mungkin, bisa dengan catatan, karena sebaran Delta yang masif itu juga jadi tantangan. Menurut saya kalau bisa dilakukan disiplin ketat kemungkinan besar bisa," jelasnya.

Seiring dengan itu vaksinasi yang diberikan oleh pemerintah juga harus dikebut. Hal itu untuk mencapai kekebalan komunal di masyarakat.

"Catatan vaksinasi lebih masif juga. Ini memperbaiki imunitas komunal," tegasnya.

Khusus untuk lonjakan kasus Corona di Jateng, Suharto juga menjelaskan persebaran virus di Jawa Tengah sangat cepat belakangan ini sehingga 25 dari 35 daerah di Jateng masuk zona merah. Ada kemungkinan penularan bisa melalui super spread.

"Sehingga 75 persen wilayah Jateng jadi zona merah karena kemungkinan super spread menyebabkan penularan begitu masif lewat udara tidak hanya droplet saja," tandasnya.

Untuk diketahui, PPKM Darurat sudah dilaksanakan di Jawa-Bali hingga tanggal 20 Juli 2021. Di Jawa Tengah, seluruh daerah wajib menjalankan aturan tersebut untuk menurunkan angka kasus Corona.

(alg/mbr)