Ganjar Dorong Kades Viral Jejogetan Bareng Biduan Diproses Hukum

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Minggu, 27 Jun 2021 15:59 WIB
Semarang -

Aksi salah seorang kepala desa di Grobogan, Jawa Tengah yang asyik joget bersama biduan jadi sorotan. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendorong kasus kepala desa itu diproses hukum.

Ganjar mengapresiasi langkah Bupati Grobogan Sri Sumarni yang dinilai responsif. Ganjar pun setuju dengan Sri yang menyebut kepala desa itu kurang ajar.

"Sudah (diperiksa). Bupatinya bagus, merespons cepat, dan bupatinya sudah ngomong itu kurang ajar. Itu bener itu, jadi jangan kurang ajar," kata Ganjar dalam keterangan tertulisnya, Minggu (27/6/2021).

Ganjar menyebut ulah kepala desa itu tidak terpuji dilakukan di masa pandemi COVID. Selain itu, seornag kepala desa seharusnya memberi contoh kepada warganya.

"Kondisi seperti ini malah pesta-pesta. Saya sepakat itu (diperiksa polisi), memang harus diproses itu. Ndak bener itu," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, video viral kades joget-joget bareng biduan yang berdurasi 16 detik viral di media sosial. Tampak dari video tersebut para aparat desa berjoget dan menyanyi tanpa mengenakan masker atau berjaga jarak.

Peristiwa itu diusut kepolisian dan sudah ada 8 orang, termasuk kades tersebut yang diperiksa polisi. Bupati Grobogan, Sri Sumarni geram dengan peristiwa itu.

"Iya, itu kades dan perangkat desa. Kurang ajar itu kepala desanya tidak bisa menjadi contoh dan teladan baik di masyarakat," kata Sri Sumarni saat dihubungi detikcom, Jumat (25/6).

Sri semakin kesal karena acara pelantikan tersebut sudah digelar sesuai prokes. Namun ketika acara selesai malah melakukan aksi itu.

"Ketika semua tamu sudah pulang mereka malah asyik berjoget. Itu nglimpe (menohok dari belakang) itu, kita semua yang di sini bekerja keras dan gotong-royong agar menekan penyebaran angka COVID-19 itu mereka malah asyik-asyik bernyanyi. Itu menyakitkan. Itu nanti akan ada sanksinya, ditunggu hasilnya seperti apa," urai Sumarni dengan nada kesal.

(alg/ams)