Round-Up

Success Story Jokowi Versi Busyro: Lumpuhkan KPK-Komisaris untuk Jongos

Jauh Hari Wawan S. - detikNews
Minggu, 20 Jun 2021 08:33 WIB
Bulan Juni bisa jadi merupakan bulan spesial bagi rakyat Indonesia.  Pasalnya bulan ini merupakan bulan kelahiran empat dari tujuh Presiden yang pernah memimpin Indonesia.
Jokowi (Foto: Getty Images)
Yogyakarta -

Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Busyro Muqoddas, tegas menuding kesuksesan Pemerintahan Jokowi sempurna melumpuhkan KPK. Dia juga menyindir perilaku rezim bagi-bagi komisaris BUMN untuk para jongos rezim.

Manta Ketua KPK yang juga Ketua PP Muhammadiyah Bidang Hukum, HAM dan Kebijakan Publik, Busyro Muqoddas menyampaikan hal tersebut di acara diskusi daring Agenda Mendesak Penguatan KPK yang digelar Fisipol Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Sabtu (19/6).

Busyro melihat aksi pelumpuhan KPK sebagai kisah sukses. Dalam hal ini merupakan kesuksesan pemerintah Joko Widodo (Jokowi) dan DPR RI. "Itu melumpuhkan KPK dengan sempurna. Bisa dikatakan sebagai success story dari Pak Jokowi," kata Busyro.

Menurut Busyro Muqoddas, hal ini terlihat jelas dalam kisruh Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Seperti diketahui 75 pegawai KPK tak lolos dan berujung pada pemecatan. Hingga saat ini, tak ada satu pun partai politik yang menunjukkan sensivitasnya.

"Sampai sekarang mana ada parpol yang menunjukkan sensitivitas mereka terhadap 75 pegawai KPK ini," bebernya.

Busyro menjelaskan penguatan kembali KPK harus terus diusahakan. Namun, ia meminta masyarakat untuk tidak sepenuhnya berharap pada birokrasi negara dalam upaya tersebut. Alasannya, karena komisioner KPK jelas-jelas membangkang amanat Jokowi mengenai TWK KPK. Akan tetapi, hal itu dibiarkan oleh Jokowi.

"Kemudian, yang kedua, membangkang terhadap amanat Presiden, tetapi pembangkangan itu tidak ditegur oleh Presiden," sebutnya.

Pembiaran yang dilakukan oleh Jokowi ini menyebabkan Busyro hampir kehilangan kepercayaan pada Presiden. Ia berharap hingga November atau September Presiden bisa membatalkan hasil TWK KPK.

"Kita berharap sampai pada akhir bulan November atau September ini, jika Presiden membatalkan hasil TWK itu, maka kita punya harapan pada negara ini," ujar Busyro Muqoddas.

Selanjutnya: Komisaris BUM untuk jongos rezim

Lihat juga Video: PKS: Jokowi Harus Lebih Keras Menentang Ide 3 Periode

[Gambas:Video 20detik]