UNS Lockdown Usai 3 Dosen Meninggal, Banyak Pengunjung Kecele

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Jumat, 18 Jun 2021 11:48 WIB
Solo -

Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo ditutup alias lockdown selama sepekan mulai hari ini. Penutupan dan pembatasan kegiatan kampus ini diberlakukan menyusul adanya tiga dosen yang meninggal karena COVID-19 dalam beberapa hari ini. Bagaimana suasana di kampus tersebut?

Pantauan di kampus yang terletak di Jalan Ir Sutami, Jebres, Solo, Jumat (18/6/2021), terlihat petugas yang bersiaga di gerbang berjumlah lebih banyak dari biasanya. Mereka menutup palang pintu masuk UNS sejak pagi.

Namun tampak masih banyak pengunjung yang datang ke kampus itu. Petugas keamanan pun menjelaskan kepada mereka bahwa selama sepekan tidak ada pelayanan di kampus.

Akibatnya, banyak mahasiswa ataupun pengunjung yang kecele dan harus kembali pulang. Meski demikian, beberapa orang dipersilakan masuk karena memiliki urusan urgen. Misalnya karyawan yang harus mengambil laptop atau berkas agar bisa tetap bekerja di rumah.

Salah satu pengunjung, Subiyanto, mengaku ingin menuju ke gedung SPMB UNS. Dia ingin menanyakan masalah jalur masuk UNS setelah SBMPTN.

"Sebenarnya mau tanya soal jalur Seleksi Mandiri, biayanya berapa, dan lain-lain. Tapi katanya tidak ada pelayanan," kata dia, saat berada di gerbang masuk UNS, Jumat (18/6/2021).

Sementara di dalam UNS, suasana tampak sepi dari hari biasanya. Selain karena mahasiswa libur, karyawan pun diwajibkan bekerja dari rumah hari ini.

Diberitakan sebelumnya, Rektor UNS, Jamal Wiwoho mengatakan ada tuga dosen yang meninggal dunia, yakni dr Muhammad Arif Taufiqurrahman dari Fakultas Kedokteran, Didiek Sri Wahyono dari Fakultas MIPA dan Medianto dari Fakultas Teknik. Jamal menyebut COVID-19 adalah penyebab ketiga

"UNS berduka, setidak-tidaknya dua hari kemarin dan hari ini kehilangan dosen-dosen kami, sahabat-sahabat kami, orang terbaik kami yang ada di UNS," kata Jamal dalam acara doa bersama secara daring, Kamis (17/6/2021) malam.

"COVID telah merenggut nyawanya. COVID telah memisahkan mereka bertiga dengan kita. Dan COVID telah memberikan pelajaran untuk selalu hati-hati. kita doakan bersama-sama," ungkapnya.

(sip/mbr)