Ada 4 Klaster Baru, Kasus Corona di Gunungkidul Tambah 104 Sehari

Pradito Rida Pertana - detikNews
Rabu, 16 Jun 2021 19:36 WIB
COVID-19 Health insurance concept. Blurring of hand holding pen and Stethoscope on health form. Focus on
Ilustrasi COVID-19 (Foto: Getty Images/iStockphoto/farosofa)
Gunungkidul -

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mencatat penambahan kasus harian COVID-19 sebanyak 104 kasus. Dinkes menyebut penambahan kasus harian ini disumbang oleh empat klaster baru di Kapanewon Nglipar.

"Hari ini ada tambahan 4 klaster baru," kata Kepala Dinkes Kabupaten Gunungkidul Dewi Irawaty kepada wartawan, Rabu (16/6/2021).

Dewi menyebut keempat klaster baru COVID-19 itu berasal dari Kapanewon Nglipar. Salah satu klaster yakni klaster Sekolah Dasar (SD).

"Ada klaster SD dengan 4 orang positif (COVID-19), ada klaster jagong 10 orang positif, terus klaster pabrik dengan 10 orang positif dan terakhir klaster mudik dengan 29 orang," ujarnya.

Dari temuan kasus itu, pihaknya saat ini gencar melakukan tracing demi memutus rantai penyebaran COVID-19.

Dewi menepis adanya kasus Corona varian delta yang berasal dari India terkait melonjaknya kasus COVID-19 di Gunungkidul. Sebab, hingga hari ini dia belum menerima laporan kasus varian delta.

"Kalau untuk COVID-19 yang varian baru belum ada sampai saat ini, di DIY juga belum ada setahu saya," ucapnya.

Sementara itu, data dari Dinkes Gunungkidul terkait kasus Corona di Gunungkidul per 16 Juni 2021, ada penambahan kasus positif sebanyak 104 dan kasus sembuh bertambah 39 orang.

Sementara itu, akumulasi kasus COVID-19 di Gunungkidul tercatat sebanyak 3.965 kasus. Rinciannya 3.039 di antaranya sembuh, 745 orang dirawat, dan 181 meninggal.

(ams/sip)