Staf Kena COVID-19, Kantor Dukcapil Kabupaten Magelang Ditutup

Eko Susanto - detikNews
Senin, 14 Jun 2021 13:26 WIB
Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Magelang, tutup sementara usai seorang staf Corona. Kantor Disdukcapil tutup pada 14-17 Juni 2021
Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Magelang, tutup sementara usai seorang staf Corona (Foto: Eko Susanto/detikcom)
Magelang -

Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Magelang, Jawa Tengah ditutup selama tiga hari. Penutupan kantor ini dilakukan usai ada satu staf yang positif virus Corona atau COVID-19.

Pantauan di lokasi, Senin (14/6), terpasang pengumuman terkait penutupan sementara di gerbang pintu masuk Kantor Disdukcapil Kabupaten Magelang. Selain pengumuman penutupan sementara, pagar Kantor Disdukcapil Kabupaten Magelang juga ditutup rapat.

"Sehubungan dengan adanya salah satu pegawai Disdukcapil Kab Magelang yang terpapar Covid-19, maka pelayanan Disdukcapil pada tanggal 14 s.d 16 Juni 2021 untuk sementara ditutup. Bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan administrasi kependudukan dan memanfaatkan pelayanan online. Pelayanan administrasi kependudukan akan dibuka kembali pada tanggal 17 Juni 2021," demikian bunyi pengumuman tersebut seperti dikutip detikcom.

Meski sudah ada pengumuman terkait penutupan sementara itu, masih ada sejumlah warga yang datang dan menunggu di Kantor Disdukcapil. Namun, setelah diberi pengertian warga akhirnya memaklumi dan akan kembali pada Kamis (17/6).

"Kemarin diperiksa ada yang positif (COVID-19). Sekarang kan lagi tinggi COVID-19, jangan sampai kami jadi penularan. Sehingga untuk pelayanan tatap mukanya digeser semua ke online," kata Kepala Disdukcapil Kabupaten Magelang, Edy Susanto saat dihubungi wartawan, Senin (14/6/2021).

Edy menyebut penutupan kantor ini dilakukan mulai hari ini hingga Rabu (16/6). Dia menyebut pelayanan Kantor Disdukcapil Kabupaten Magelang kembali dibuka pada Kamis (17/6).

"Penutupan sementara mulai hari ini sampai Rabu. Ini dilakukan selama tiga hari," kata Edy.

Edy menerangkan kasus COVID-19 itu berawal dari seorang staf berjenis kelamin laki-laki yang saat ini menjalani isolasi mandiri di rumahnya. Pihaknya pun segera melakukan tracing.

"Jumlah yang besok di-swab berapa saya belum tahu. Besok di-tracing langsung dilanjutkan swab," ujarnya.

Dia menambahkan PMI Kabupaten Magelang telah melakukan penyemprotan disinfektan pada Minggu (13/6). "Penyemprotan kemarin oleh PMI Kabupaten Magelang," terang dia.

Simak juga 'Kasus Covid-19 Melonjak, TNI Turun Gunung Vaksinasi Warga Solo':

[Gambas:Video 20detik]



(ams/sip)