Suasana Terkini di Dekat Lokasi Kebakaran Tangki Kilang Pertamina Cilacap

Arbi Anugrah - detikNews
Minggu, 13 Jun 2021 13:14 WIB
Cilacap -

Tangki Pertamina RU IV Cilacap, Jawa Tengah di area 39 terbakar sejak Jumat (11/6) malam. Pantauan di Kutawaru, Kecamatan Cilacap siang ini, tak lagi tampak asap dari lokasi kebakaran tersebut.

"Pagi sempat keluar, saya datang jam 9 masih ada asap, sempat tidak ada, lalu ada lagi, sekitar pukul 11 lebih sudah tidak keluar lagi," kata seorang pedagang di pos penyeberang Kutawaru, Tusin, kepada detikcom, Minggu (13/6/2021).

Berdasarkan pantauan sekitar pukul 12.15 WIB dari pos penyeberang Kutawaru, tidak terlihat lagi kepulan asap hitam yang membumbung tinggi dari tangki Pertamina yang terbakar.

Jarak antara titik tangki terbakar dengan pos penyebarangan Kutawaru sekitar 1,4 kilometer. Aktifitas warga terlihat biasa meskipun mereka sempat panik.

"Asapnya ke sini hitam, sumur sumur hitam. Udaranya bau tidak sedap, tapi warga sini biasa aja. Siang juga dengar suara jeblug, sempat panik, takutnya ada sundulan lagi," jelasnya.

Dia berharap dengan tidak lagi terlihatnya kepulan asap dari tangki Pertamina siang ini, proses pemadaman telah selesai.

"Harapannya cepat padam. Rumah saya seberangnya pas," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati, mengungkap adanya titik api baru saat mengecek penanganan kebakaran di tangki Pertamina RU IV Cilacap, Jawa Tengah, kemarin.

"Tadi saya sudah melihat langsung situasi di sana karena satu titik api sudah selesai dan ada satu titik api lagi yang harus kita selesaikan," kata Nicke Widyawati kepada wartawan, Sabtu (12/6).

Dia mengatakan jika komitmen Pertamina untuk penyediaan BBM dan LPG dipastikan tidak terganggu. Pasalnya yang terbakar merupakan tangki benzene yang merupakan bahan dasar untuk Petrochemical.

Dia mengungkapkan jika pihaknya saat ini fokus untuk menyelesaikan titik kebakaran yang masih terjadi. Dia menilai jika semua keamanan dalam pelaksanaan pemadaman di RU IV Cilacap sudah sesuai dengan standar.

"Fokus kita segera menyelesaikan titik kebakaran ini yang masih terjadi dan yang paling penting adalah yang dari semalam saya tekankan, jangan sampai ada korban. Alhamdulillah semua safety standard, sehingga sudah betul-betul aman areanya, jadi insyaallah ini tidak ada risiko. Ini kita tinggal masalah waktu saja bagaimana penanganan yang dilakukan secara ofensif dan nanti juga ada pendinginan," ucapnya.

(sip/sip)