Puan Minta Pemda Jangan Sembunyikan Kondisi COVID-19

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Sabtu, 12 Jun 2021 21:13 WIB
Ketua DPR RI, Puan Maharani didampingi sejumlah anggota DPR RI melakukan ramah tamah dengan koordinator wartawan DPR RI di Ancol, Jakarta, Jumat (13/12/2019). Puan mengajak para wartawan agar DPR berkualitas, modern dan bersih.
Ketua DPR Puan Maharani (dok. detikcom)
Solo -

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah daerah (pemda) untuk selalu terbuka dalam mengungkap kasus virus Corona atau COVID-19 di wilayahnya. Hal ini diperlukan untuk mengantisipasi munculnya ledakan kasus secara tak terduga.

Hal itu disampaikan Puan saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di Balai Kota Solo, hari ini. Acara dihadiri oleh Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan sejumlah bupati dari Solo Raya, serta beberapa anggota DPR RI.

"Kepala daerah harus bisa secara terbuka menyampaikan laporan terkait kondisi wilayahnya, sejujur-jujurnya. Kalau daerahnya memang punya masalah terkait penanganan COVID-19 sebaiknya segera sampaikan," kata Puan dalam sambutannya, Sabtu (12/6/2021).

Menurutnya, pemerintah daerah tetap harus terus melaksanakan tracing dan testing. Selain itu, vaksinasi harus digencarkan agar segera tercapai kekebalan kelompok atau herd immunity).

"Tracing testing tetap harus dilakukan, vaksinasi harus tetap dilaksanakan. Jangan kemudian menyembunyikan kondisi wilayahnya. Karena kalau sudah parah kemudian tidak bisa kita lakukan antisipasi dan mitigasi," ujarnya.

Politikus PDIP itu tidak ingin kasus di Kudus juga terjadi di daerah lain. Sebab menurutnya, kasus Corona di Kudus sudah dalam kondisi sulit ditangani.

"Saat ini di daerah Kudus dan sekitarnya terjadi lonjakan pasien. Saya harus sampaikan secara terbuka bahwa lonjakannya itu sudah hampir susah dikendalikan. Karenanya kemudian sebagai komitmen saya yang mempunyai dapil 1 kota dan 4 kabupaten ini tentu saja saya bertanggung jawab," kata dia.

Puan juga minta masyarakat turut menyukseskan program vaksinasi pemerintah. Masyarakat diminta tidak takut mengikuti vaksin karena telah dijamin keamanannya.

"Jangan takut divaksin, insyaallah dengan divaksin itu menambah kekebalan. Tapi bukan berarti kita nggak akan terpapar, karenanya tetap menjaga protokol kesehatan itu penting. Pakai masker, cuci tangan dengan sabun, kalau nggak ada sabun pakai hand sanitizer," pesan Puan.

(bai/ams)