Puluhan Warga Kena COVID, Padukuhan di Gunungkidul Lockdown

Pradito Rida Pertana - detikNews
Rabu, 09 Jun 2021 12:46 WIB
Padukuhan Dengok II, Kalurahan Dengok, Kapanewon Playen, Gunungkidul lockdown usai puluhan warga positif COVID-19
Padukuhan Dengok II, Kalurahan Dengok, Kapanewon Playen, Gunungkidul lockdown usai puluhan warga positif COVID-19 (Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom)
Gunungkidul -

Puluhan warga di Pedukuhan Dengok II, Kalurahan Dengok, Kapanewon Playen, Gunungkidul terpapar virus Corona atau COVID-19. Untuk mencegah penyebaran COVID-19 meluas, padukuhan ini melakukan lockdown lokal.

Kasus di padukuhan ini berawal saat salah seorang warga meninggal usai dirawat karena terkonfirmasi COVID-19. Setelah itu, Satgas COVID-19 setempat melakukan tracing dengan swab test antigen terhadap keluarga yang bersangkutan dan hasilnya negatif.

"Tapi sore harinya ada salah seorang keluarga mengalami sesak napas, dan dibawa ke rumah sakit. Setelah dilakukan swab PCR ternyata yang bersangkutan terkonfirmasi positif (COVID-19)," kata Lurah Dengok, Suyanto saat dihubungi wartawan, Rabu (9/6/2021).

Suyanto menyebut kontak erat yang bersangkutan langsung di-tracing dan dites swab PCR. Dari data Puskesmas Playen II, ada 27 warga yang positif Corona di wilayah Dengok II, sedangkan sisanya dari Padukuhan Dengok I dan III.

"Jadi dari beberapa pekan terakhir total ada 30 orang warga yang terkonfirmasi positif. Sebagian besar berada di Padukuhan Dengok II dan sebagian besar dari tracing warga meninggal terkonfirmasi positif COVID-19 pekan lalu," ucapnya.

Suyanto menerangkan akibat kasus ini, RT 07 dan RT 08 Padukuhan Dengok II menjadi zona merah Corona, dan lainnya menjadi zona kuning. Oleh karenanya pemerintah Kalurahan menerapkan lockdown di Padukuhan Dengok II.

"Sebagai upaya saling membantu, jadi satu padukuhan (Dengok II) kita lockdown. Penutupan ini dilakukan selama 14 hari ke depan dan untuk permakanan kita kirim dari Kalurahan," katanya.

"Tapi semua itu menyesuaikan situasi juga, dan menunggu petunjuk dari Gugus tugas Kapanewon serta Dinas Kesehatan," imbuh Suyanto.

Sementara itu, Dukuh Dengok II Nur Hendra Nugraha Putra melanjutkan, empat dari lima pintu masuk ke Padukuhan Dengok II ditutup. Selain itu masyarakat hanya diperkenankan masuk atau keluar dengan pengawasan dari petugas.

"Saat ini yang dirawat di rumah sakit ada 4 orang dan untuk tracing masih dilakukan, semoga tidak ada tambahan," katanya.

(ams/mbr)