78 Warga Satu RT di Kendal Kena Corona, Berawal dari Takziah

Saktyo Dimas R - detikNews
Rabu, 09 Jun 2021 10:27 WIB
RT yang lockdwon gegara 78 warganay kena Corona
RT yang lockdwon gegara 78 warganay kena Corona. (Foto: Saktyo Dimas R/detikcom)
Kendal -

Pemkab Kendal memberlakukan karantina terhadap warga Gang Cemara RT 1 RW 4 Kelurahan Karangsari, Kota Kendal, Kabupaten Kendal. Karantina dilakukan setelah 78 warga dalam lingkungan RT tersebut terpapar virus Corona.

"Benar, sejak Senin kami telah melakukan lockdown lokal terhadap warga RT 1 RW 4 kelurahan Karangsari, Kecamatan Kota Kendal. Ini karena ada warga yang kena COVID-19," kata Lurah Karangsari Gatot Tunggul Wulung saat ditemui detikcom di lokasi, Rabu (09/06/2021).

Dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendal, ada sebanyak 78 warga yang terinfeksi virus Corona. Diduga mereka tertular usai mengikuti takziah secara rombongan di salah satu warga di kelurahan lain.

Terungkapnya klaster Corona tersebut setelah ada salah seorang warga datang melapor ke Kantor Kelurahan Karangsari.Warga tersebut mengeluhkan sakit yang dialami oleh kebanyakan warga di RT 1 Rw 4.

"Jadi ada warga yang melapor kalau ada warga yang sakit dan keluhan sakitnya rata-rata hampir sama. Warga tersebut kemudian kami periksakan ke Puskesmas Kendal, setelah di tes PCR, diketahui positif COVID-19," jelasnya.

Kemudian dilakukan tes PCR kepada keluarganya.Hasilnya ada istrinya juga tertular COVID-19. Setelah ditelisik, orang tersebut mengikuti rombongan takziah di Kelurahan Jotang dengan menaiki minibus.

Mini bus tersebut sebenarnya hanya berkapasitas 25 orang penumpang. Tapi karena banyak warga yang ingin takziah, akhirnya satu bus tersebut digunakan untuk memuat seluruh penumpang berjumlah lebih kurang 50 orang.

"Kapasitas busnya kan cuma untuk 25 orang tapi yang mau takziah banyak sekitar 50 orang. Jadi di dalam bus tersebut berdesak-desakan," terangnya.

Selanjutnya Jumat (4/6) dilakukan sampling swab test (usap tenggorokan) kepada 20 warga. Hasilnya ada 10 warga dinyatakan positif COVID-19. "Jadi total sudah ada 10 warga terinfeksi COVID-19. Karena banyak, Dinkes Kendal melakukan swab test massal kepada 150 warga," paparnya.

Dari 150 orang tersebut, yang mengikuti tes swab ada sebanyak 109 orang. Hasilnya, Senin (7/8) sore diketahui ada 66 warga yang positif."Jadi sampai dengan saat ini, warga yang positif COVID-19 ada sebanyak 78 warga," tambahnya.

Sedangkan 41 warga yang belum di swab test rencananya akan dilakukan hari (9/6) ini.Tim Satgas COVID-19 Kendal akan mendatangi warga untuk dilakukan tes swab.

Untuk menanggulangi agar tidak semakin menyebar luas, Pemerintahan Kelurahan Karangsari memberlakukan lockdown di satu RT tersebut.
Dimana jalan masuk di desa tersebut dilakukan portal dan ditempel spanduk dan poster lockdown.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendal, Ferinando Rad Bonay menambahkan rencananya hari ini Rabu (9/6) akan dilakukan swab test kepada 41 warga yang belum."Sebetulnya kemarin Selasa swab test, tapi 41 warga tersebut sudah pada berangkat kerja," katanya.

Hingga saat ini kasus COVID-19 di Kendal terus meningkat. Ada tiga kecamatan yang masuk dalam zona merah, yakni Kecamatan Kota Kendal (125 kasus), Patebon (32 kasus) dan Boja (32 kasus). "Kendal saat ini menempati urutan ke-7 tertinggi di Jateng," pungkasnya.

Simak juga 'Ganjar Jelaskan Lonjakan Corona di Jateng Meluas ke 8 Daerah':

[Gambas:Video 20detik]



(mbr/mbr)