Round-Up

8 Fakta Terkuak dari Rekonstuksi Kasus Maut Takjil Sianida di Bantul

Pradito Rida Pertana - detikNews
Selasa, 08 Jun 2021 08:42 WIB
Rekonstruksi kasus takjil sianida di Mapolres Bantul, Senin (7/6/2021)
Nani menjalani rekonstruksi kasus takjil sianida (Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom)
Bantul -

Polisi menggelar rekonstruksi kasus takjil sianida yang menewaskan seorang bocah di Bantul dengan tersangka Nani Aprilliani Nurjaman (25). Sejumlah fakta menyeruak pasca berlangsungnya 35 reka adegan.

1. Nani Menangis saat Melakukan Reka Adegan

Menyoal Nani yang menangis terus saat melakukan rekonstruksi adegan, Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Ngadi menduga hal tersebut karena yang bersangkutan tidak biasa dalam posisi saat ini. Terlebih rekonstruksi hari ini melibatkan banyak orang.

"Ya mungkin dia tidak biasa di situasi seperti ini, kita maklumi tidak biasa di tempat seperti ini," ucapnya saat ditemui di Polres Bantul, Senin (7/6).

2. Ada Tambahan Reka Adegan dalam Rekonstruksi

"Untuk sesuai rencana ada 27 adegan tapi dalam praktiknya ada beberapa temuan artinya adegan yang belum tercover saat ini dilaksanakan juga jadi semuanya ada 35 adegan," kata Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Ngadi saat ditemui di Polres Bantul," Senin(7/6/2021).

Adegan yang belum tercover, kata Ngadi, seperti adegan detail saat Nani Aprilliani mencampur sianida ke dalam bumbu sate hingga membuang pakaian gamis dan kerudung yang dikenakan saat bertemu dengan Bandiman.

"Terkait dengan pelaksanaan peragaan, mungkin diantara poin 27-28, termasuk cara mencampur dan membeli (sianida) sudah kita perankan. Termasuk saat membuang gamis juga dan tadi sekitar 22 adegan yang melibatkan NA lainnya melibatkan saksi dan korban," ucapnya.

3. Sasaran Takjil Sianida Tak Dihadirkan

Terkait tidak hadirnya Tomi dan istrinya dalam rekonstruksi tersebut, Ngadi mengaku tidak mengetahui detailnya. Pasalnya polisi telah mengirimkan undangan pada yang bersangkutan.

"Karena yang bersangkutan sudah kita kasih undangan, ya mungkin lagi ada keperluan sehingga pakai pengganti," katanya.

4. Ayah Korban Menahan Emosi Ikuti Adegan

Ayah dari bocah yang tewas akibat mengkonsumsi sate dan lontong yang dibeli Nani yakni Bandiman mengaku sempat menahan emosi saat melakukan reka adegan. Pasalnya dia teringat akan anaknya yang tewas setelah menyantap sate racikan Nani.

"Ya sesuai, tadi urut-urutaannya seperti itu, ada sekitar 35 dan tidak berbeda kok mas tapi ya sempat emosi juga tadi," kata Bandiman saat ditemui di Polres Bantul, Senin (7/6).

Simak video 'Jerat Pasal Pembunuhan Berencana untuk Nani Peracik Takjil Sianida':

[Gambas:Video 20detik]