Nakes-Warga Terpapar Corona, Puskesmas di Pati Ini Ditutup Sementara

Arif Syaefudin - detikNews
Rabu, 02 Jun 2021 14:41 WIB
Puskesmas Wedarijaksa I, Pati, ditutup sementara karena sejumlah tenaga kesehatan (nakes) dan warga terpapar virus Corona atau COVID-19, Rabu (2/6/2021).
Puskesmas Wedarijaksa I, Pati, ditutup sementara karena sejumlah tenaga kesehatan (nakes) dan warga terpapar virus Corona atau COVID-19, Rabu (2/6/2021). Foto: Arif Syaefudin/detikcom
Pati -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati, Jawa Tengah, menutup sementara aktivitas di Puskesmas Wedarijaksa I. Hal itu dikarenakan sejumlah tenaga kesehatan (nakes) dan warga yang terpapar virus Corona atau COVID-19.

Penutupan sementara dimulai Rabu (2/6) hingga Sabtu (5/6). Selama kurun waktu itu pula akan dilakukan sterilisasi di lokasi setempat.

Kepala Puskesmas Wedarijaksa I, Suroso mengatakan bahwa penutupan Puskesmas ini dilakukan atas saran Bupati Pati, Haryanto.

"Untuk sementara, segala bentuk kegiatan Puskesmas Wedarijaksa I dialihkan ke Puskesmas Wedarijaksa II, Puskesmas Trangkil, dan Puskesmas Pati II atau Puskesmas yang terdekat," jelas Suroso kepada wartawan, Rabu (2/6/2021).

Suroso menyebut, ada sebanyak 8 orang petugas dan tenaga kesehatan Puskesmas setempat yang dinyatakan positif Corona. Kemudian, saat dilakukan tracing, 8 orang warga yang pernah berobat juga dinyatakan positif Corona.

"Pertimbangannya (penutupan) karena pegawai saya itu banyak yang positif. Ada delapan orang. Kemudian, di samping delapan yang positif itu, banyak karyawan lainnya yang sakit meriang, pilek dan flu meski hasil swab-nya negatif," terangnya.

Dia menambahkan, dari penelusuran yang dilakukan, orang pertama di lingkungan Puskesmas yang terpapar bukan nakes, melainkan warga pemudik yang memeriksakan diri ke Puskesmas.

"Selain itu, ada juga yang sebelumnya punya hajatan. Setelah dilakukan swab, ternyata keluarganya juga positif. Nakes justru tertular dari warga yang periksa," paparnya.

(rih/sip)