Balita Terseret Ombak Saat Diajak Selfie di Pantai Kebumen Ditemukan Tewas

Rinto Heksantoro - detikNews
Selasa, 01 Jun 2021 11:25 WIB
Evakuasi jasad balita yang terseret ombak saat diajak selfie ayahnya di Pantai Menganti Kebumen, Selasa (1/6/2021)
Evakuasi jasad balita yang terseret ombak saat diajak selfie ayahnya di Pantai Menganti Kebumen (Foto: dok. BPBD Kebumen)
Kebumen -

Seorang balita yang terseret ombak saat diajak ayahnya berfoto selfie di Pantai Menganti Kebumen tiga hari lalu ditemukan tewas. Setelah dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di Ambar Ketawang, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Balita bernama Tsaqif Zahid Zindagi (3) yang hilang terseret ombak Pantai Menganti, Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, Kebumen itu terseret ombak pada Minggu (30/5) lalu. Kala itu korban bersama ayahnya Alan Fajar Mutaqien (32) berfoto selfie di Pantai Manganti Kebumen.

"Korban ditemukan pada Selasa (1/6) pukul 08.45 WIB, dari lokasi kejadian ke arah barat sekitar 500 meter pada saat sedang melakukan penyisiran dengan menggunakan perahu jukung katir dan melihat sesosok korban sedang mengambang kemudian kita langsung mengevakuasi korban ke pinggir," kata Humas Basarnas Cilacap, Syaeful Anwar saat dihubungi detikcom, Selasa (1/6/2021).

Setelah dievakuasi, rencananya korban akan langsung dibawa ke rumah duka di Sleman, DIY. Dengan ditemukannya korban maka operasi SAR selama tiga hari ini akhirnya ditutup.

"Rencana langsung dibawa ke rumah duka di Yogyakarta. Dengan ditemukannya korban di hari ketiga ini secara resmi untuk kegiatan Operasi SAR dinyatakan ditutup dan semua unsur di kembalikan ke kesatuannya masing-masing," lanjutnya.

Diberitakan sebelumnya, korban Tsaqif Zahid Zindagi (3) saat itu tengah digendong oleh ayahnya Alan Fajar Mutaqien (32) untuk berfoto selfie di bibir Pantai Menganti pada Minggu (30/5). Nahas, keduanya terkena ombak besar dari belakang dan terseret hingga hilang.

"Telah terjadi laka laut di Pantai Menganti. Menurut informasi warga, korban yang sedang selfie di pinggir karang bata dekat spot jembatan merah dengan menggendong anaknya terkena ombak besar yang tiba-tiba datang dan menyeret kedua korban," kata Humas BPBD Kebumen, Heri Purwoto saat dihubungi detikcom, Minggu (30/5).

Korban Alan berhasil ditemukan 30 menit kemudian dalam keadaan meninggal dunia, sedangkan jasad Tsaqif baru bisa ditemukan pagi ini.

Lihat juga video 'Basarnas Evakuasi Wisatawan yang Tergulung Ombak Pantai Siung Gunungkidul':

[Gambas:Video 20detik]



(ams/ams)