Zulhas Ngaku Ingin Ketemu Ganjar, Bahas Capres 2024?

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 27 Mei 2021 17:49 WIB
Ketum PAN Zulkifli Hasan di Semarang, Kamis (27/5/2021).
Ketum PAN Zulkifli Hasan di Semarang (Foto: Angling/detikcom)
Semarang -

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan rencananya bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo hari ini. Bahas capres 2024?

"Mau bertemu dengan Gubernur," kata Zulhas dalam sambutannya saat memberikan pengarahan kepada para kadernya di kantor DPW PAN Jateng, Kamis (27/5/2021).

Dalam sambutannya itu, Zulhas mengaku ingin memperkenalkan kepengurusan baru 18 DPD PAN di Jateng ke Ganjar. Namun, rencana pertemuan itu batal karena Ganjar beralasan tidak ada di tempat.

"Semua sudah oke, apakah karena kemarin 'ramai', kita tidak tahu atau karena lain. Alasan Pak Gub, Mas Ganjar, hari ini dipanggil Pak Jokowi ke Jakarta. Saya dikasih tahu kemarin," ujar Zulhas.

Alasan Ganjar Batalkan Pertemuan dengan Zulhas

Zulhas mengaku memaklumi alasan batalnya pertemuan tersebut. Terlebih jika ada panggilan presiden atau kementerian terkait tugas sebagai gubernur.

"Ya itu memang protokolnya seperti itu," ceritanya.

Ditemui usai acara, Zulhas membenarkan soal rencananya untuk bertemu dengan Ganjar. Meski pertemuan kali ini ditunda, Zulhas mengaku sudah ada jadwal untuk bertemu dengan Ganjar.

"Nanti, pada pelantikan," ujarnya.

Namun saat ditanya apakah pertemuan itu untuk membahas dukungannya agar Ganjar maju Pilpres 2024, Zulhas tidak memberikan jawaban lugas.

"Nanti kita pelantikan mau kenalkan pengurus," jawab Zulhas.


Seperti diketahui, nama Ganjar tengah ramai diperbincangkan karena polemik soal capres dengan partainya PDIP. Terakhir Ganjar tidak diundang dalam pengarahan DPD PDIP Jateng yang dihadiri Puan Maharani di Semarang.

Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto menegaskan memang tidak mengundang Ganjar. Bambang menyebut Ganjar sudah kelewatan dan berambisi menjadi capres dengan menyiapkan pasukan medsos.

Sementara Ganjar irit bicara soal polemik dengan internal partainya PDIP. Ganjar Pranowo mengaku menyerahkan penyelesaian polemik itu ke Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

(ams/sip)