Bertambah, Korban Tewas Kecelakaan Ambulans di Brebes Jadi 3 Orang

Imam Suripto - detikNews
Kamis, 27 Mei 2021 14:54 WIB
Ambulans pembawa jenazah mengalami kecelakaan di Brebes, Kamis (27/5/2021).
Ambulans pembawa jenazah mengalami kecelakaan di Brebes, Kamis (27/5/2021). (Foto: Imam Suripto/detikcom)
Brebes -

Korban tewas kecelakaan ambulans pembawa jenazah di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, bertambah menjadi tiga orang. Korban ketiga merupakan seorang penumpang ambulans mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan di RSUD Brebes siang ini.

Kanit Laka Satlantas Polres Brebes, Iptu Ibnu Setiyadi, mengatakan korban meninggal ketiga adalah penumpang ambulans atas nama Sopyan (52) warga Kelurahan Teratai, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Korban mengalami luka parah dan sempat dilarikan ke RSUD Brebes.

"Sekarang bertambah menjadi tiga orang. Korban ketiga adalah Sopyan meninggal di rumah sakit," kata Ibnu Setiyadi saat dihubungi wartawan via telepon, Kamis (27/5/2021).

Identitas korban tewas dalam kecelakaan ambulans ini adalah sopir ambulans Mansyur (42) warga Cakung Jakarta Timur, penumpang ambulans Ngadino (48) warga Matraman, Jakarta Barat dan Sopyan.

Ambulans dalam Perjalanan dari Jakarta ke Kebumen

Ibnu menyebutkan, ambulans yang kecelakaan ini membawa jenazah dari Jakarta hendak menuju Kebumen. Selain sopir, di dalam ambulans terdapat lima orang penumpang.

"Bawa jenazah dari Jakarta hendak ke Kebumen," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, satu unit mobil ambulans pembawa jenazah mengalami kecelakaan di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dini hari tadi. Dua orang tewas dan tiga lainnya luka.

"Dua orang meninggal dan tiga lainnya luka-luka," ujar Kanit Laka Satlantas Polres Brebes, Iptu Ibnu Setiyadi, kepada wartawan di lokasi kejadian, jalur Tegal-Purwokerto, Desa Kutamendala Kecamatan Tonjong, Brebes, Kamis (27/5).

Dari keterangan saksi mata, lanjut Ibnu, kecelakaan berawal saat ambulans tersebut melaju dari arah utara mencoba mendahului kendaraan lain di depannya dari sisi kanan.

Namun karena badan jalan yang menikung, diduga sopir ambulans bernopol B 9232 UCG itu tidak mengetahui ada kendaraan lain yang melaju dari arah berlawanan.

"Karena posisinya menikung, tidak kelihatan ada kendaraan dari arah berlawanan dan akhirnya serempetan," lanjut dia.

"Jenazah korban kecelakaan masih di RSUD Bumiayu. Sedangkan jenazah yang dibawa ambulans sudah diangkut ambulans lain untuk meneruskan perjalanan," kata Ibnu.

Lihat juga video 'Truk Pasir Tak Kuat Menanjak, Mundur Lalu Tabrak Mobil-Motor':

[Gambas:Video 20detik]



(rih/sip)