Jalan-jalan ke Mal di Solo Lur? Siap-siap Dites Swab Acak

Ari Purnomo - detikNews
Selasa, 11 Mei 2021 14:38 WIB
Salah seorang pengunjung mal di Solo yang dites swab secara acak
Salah seorang pengunjung mal di Solo yang dites swab secara acak (Foto: Ari Purnomo/detikcom)
Solo -

Menjelang Lebaran 2021, Pemkot Solo gencar melakukan tes swab secara acak terhadap pengunjung maupun manajemen di pusat perbelanjaan. Sudah ada ratusan orang di tiga mal di Solo yang dites swab acak, dan hasilnya satu orang dinyatakan positif virus Corona atau COVID-19.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan tes swab secara acak ini dilakukan seiring dengan meningkatnya jumlah pengunjung di pusat-pusat perbelanjaan. Terlebih menjelang Lebaran, banyak warga belanja kebutuhan untuk hari raya.

"(Antisipasi) Tiga mal sudah kami hubungi, kemarin sore menjelang buka puasa kami sudah melakukan swab secara acak di tiga mal," kata Gibran kepada wartawan, Selasa (11/5/2021).

Gibran menyebut pihaknya sudah mengantisipasi membeludaknya pengunjung pusat perbelanjaan. Dia berharap masyarakat tetap disiplin protokol kesehatan (prokes).

"Kita sudah melakukan antisipasi semua, ya kalau ramai pasti ramai. Kan warga sudah menerima THR, dan ini kami antisipasi agar protokol kesehatannya ketat," ucap putra sulung Presiden Jokowi itu.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo Siti Wahyuningsih menuturkan, pihaknya sudah melakukan screening terhadap tiga mal besar di Solo. Pihaknya juga bakal melanjutkan screening acak di tempat perbelanjaan lainnya.

"Kita lakukan di Solo Grand Mall (SGM), Solo Paragon dan juga di Solo Square. Ini juga mau ke PGS," kata Ning, sapaannya.

Ning menyebut tes swab acak ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona. Diharapkan ketika ada temuan kasus akan bisa segera tertangani.

"Screening ini sebagai antisipasi menjelang Lebaran. Kan berkerumun seperti itu," ucapnya.

Sementara itu, ada seorang mitra kerja di Solo Grand Mall yang dinyatakan positif Corona usai menjalani tes swab PCR yang dilakukan Senin (10/5) kemarin. Public Relation (PR) SGM Niwayan Ratrina mengatakan yang bersangkutan kini sudah dikarantina di Asrama Haji Donohudan, Boyolali.

"Yang bersangkutan sudah dikarantina di Donohudan, tapi yang lainnya negatif," kata Ratri.

(ams/rih)