Ini 11 Titik Penyekatan Pemudik di Perbatasan-Jalur Tikus Kendal

Saktyo Dimas R - detikNews
Rabu, 05 Mei 2021 13:03 WIB
Kapolres Kendal AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo dan Wakil Bupati Kendal  Windu Suko Basuki, Rabu (5/5/2021).
Kapolres Kendal AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo dan Wakil Bupati Kendal Windu Suko Basuki, Rabu (5/5/2021). (Foto: Saktyo Dimas R/detikcom)
Kendal -

Polres Kendal, Jawa Tengah mengungkap sejumlah titik penyekatan dan penjagaan selama larangan mudik baik di perbatasan hingga jalur tikus. Di mana saja?

"Memang kami tidak mendirikan pos penyekatan di jalur tikus ini tapi kami telah mendirikan 9 pos (di perbatasan)," ujar Kapolres Kendal AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo kepada wartawan usai Apel Gelar Pasukan Ketupat Candi 2021 di halaman Mapolres Kendal, Rabu(05/05/2021).

Sembilan pos pengamanan itu terdiri dari di 3 pos perbatasan dengan Temanggung, Batang dan Kabupaten Semarang, 3 pintu keluar tol Semarang-Batang dan 2 di rest area serta 1 pos induk di Alun-alun Kendal. Sementara penjagaan jalur tikus kawasan Kendal akan digelar di Kecamatan Boja dan Sukorejo.

"Ada dua kecamatan yang bisa menjadi jalur alternatif atau jalur tikus bagi pemudik yang ingin ke kabupaten Temanggung, Magelang, Batang dan kabupaten Semarang," jelasnya.

Sandy menjelaskan selain penjagaan, petugas akan berpatroli rutin di jalur-jalur tikus. Bila menemukan pemudik berkendara, maka akan diminta putar balik.

Hingga hari ini, petugas menyekat dan memantau pergerakan pemudik yang melintasi jalur pantura dan jalur alternatif di Kendal. Namun belum ada pemudik yang diminta putar balik.

"Dari penyekatan yang sudah dilakukan, belum ada pemudik yang diminta putar balik. Namun sudah didata," terangnya.

Penyekatan ini, kata Sandy dilakukan oleh Polres Kendal sebagai penyeimbang penyekatan yang ada di 14 titik di Jawa Tengah.

Polres Kendal menerjunkan 306 orang dalam operasi Ketupat Candi 2021. Sedangkan jumlah personel gabungan bersama Pemkab Kendal dan Kodim 0715 mencapai 600 orang.

Diwawancara terpisah, Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki, meminta warga Kendal di perantauan untuk tak mudik demi keselamatan bersama.

"Sayangi orang tua dan keluarga kalian yang di kampung," ujar dia.

"PKM Mikro di desa ditingkatkan kembali dan memberi imbauan kepada warga yang mempunyai kerabat di luar daerah untuk tidak mudik terlebih dahulu," lanjut Windu.

(sip/ams)