Yang Masih Jadi Misteri dalam Kasus Takjil Sianida di Bantul

Tim detikcom - detikNews
Senin, 03 Mei 2021 16:49 WIB
Satreskrim Polres Bantul telah menangkap wanita pengirim takjil beracun yang menewaskan bocah yang memakan takjil tersebut. Begini tampangnya.
Nina Aprillia pelaku takjil sianida saat dihadirkan di Polres Bantul. (Foto: Pius Erlangga/detikcom)
Bantul -

Polisi akhirnya membongkar kasus takjil sianida yang menewaskan anak driver ojek online (ojol) di Bantul, Naba Faiz Prasetya (10). Namun beberapa hal masih didalami polisi, termasuk sasaran takjil sate beracun itu.

"Kan kita ini belum tahu targetnya T atau keluarganya. Jadi apakah T (Tomy) atau keluarganya yang ditarget belum tahu pasti," ujar Direskrimum Polda DIY Kombes Burkan Rudy Satria kepada wartawan dalam jumpa pers di Polres Bantul, Senin (3/5/2021).

Takjil berupa sate beracun sianida itu awalnya dikirimkan pelaku, Nani Aprilliani Nurjaman (25) melalui driver ojol Bandiman (47) tanpa melalui aplikasi pada Minggu (25/4). Namun paket makanan itu ditolak oleh orang yang saat itu ada di rumah Tomy, karena tak mengenal pengirimnya.

Si penerima kemudian memberikan sate itu kepada Bandiman. Bandiman kemudian membawa sate itu ke rumah untuk dinikmati istri dan anak-anaknya saat berbuka puasa. Istri dan anak keduanya, Naba, yang makan sate bersama bumbunya langsung merasakan gejala keracunan.

Nyawa anak kedua Bandiman akhirnya tak tertolong dan meninggal dunia.

Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Ngadi menambahkan soal adanya sosok lain yang ada di balik aksi Nani. Seorang pria berinisial R. R disebut polisi menaruh hati kepada Nani. Namun, sosoknya masih misterius.

"Tetapi tersangka tidak suka dengan R. Karena tersangka menyukai pelanggan lain T (Tomy)," ujar Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Ngadi dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, hari ini.

Namun, setiap Nani dan T memiliki permasalahan, Nani selalu bercerita kepada R. Kemudian R menyarankan untuk memberikan pelajaran kepada T dengan memberikan Kalium Sianida yang dicampur dengan makanan yang efeknya, kata T, setelah dimakan hanya muntah dan diare.

"Akhirnya tersangka mengikuti anjuran R dengan jalan membeli KCN secara online. KCN tersebut kemudian dicampurkan di dalam bumbu sate ayam yang sudah dibeli sebelumnya oleh tersangka," urai Ngadi.

Simak video 'Tragedi di Balik Takjil Maut Sianida Nyasar ke Anak Driver Ojol':

[Gambas:Video 20detik]



(sip/ams)