Takjil Beracun Sianida Salah Sasaran, Nani Gelisah Luar Biasa!

Pradito Rida Pertana - detikNews
Senin, 03 Mei 2021 13:23 WIB
Bantul -

Pengirim takjil beracun sianida yang dikirim Nani Aprilliani Nurjaman (25) salah sasaran hingga akhirnya menewaskan seorang anak driver ojek online (ojol). Polisi menyebut Nani gelisah luar biasa saat mengetahui seorang bocah tewas akibat takjil sate beracun kirimannya.

"Dia tidak (kabur), padahal dia gelisah luar biasa karena kenapa harus ada korban lain," kata Dirreskrimum Polda DIY Kombes Burkan Rudy Satria saat jumpa pers di Mapolres Bantul, Jalan Jenderal Sudirman, Kapanewon Bantul, Kabupaten Bantul, Senin (3/5/2021).

Kepada polisi Nani juga mengaku menyesali perbuatannya. Selama pemeriksaan, Nani juga disebut selalu gelisah.

"Dia (Nani) mengaku menyesal karena salah sasaran dan kejadian itu viral di media," katanya.

"Tersangka ini introvert dan gelisahnya luar biasa saat dimintai keterangan," lanjut Burkan.

Diberitakan sebelumnya, polisi juga telah mengungkap sejumlah fakta dalam kasus yang menewaskan bocah bernama Naba Faiz Prasetya (10) ini. Salah satunya yakni target racun Nani sebenarnya yakni seorang pria bernama Tomy yang tinggal di Kapanewon Kasihan, Bantul. Menurut polisi, ternyata lelaki tersebut adalah seorang aparatur sipil negara (ASN).

Informasi yang berkembang menyebut bahwa Tomy adalah anggota Satreskrim Polresta Yogyakarta. Namun ketika dimintai konfirmasi tentang informasi tersebut, Burkan enggan menjawabnya. Dia berdalih akan lebih fokus terhadap kasus takjil beracun sianida yang berujung menewaskan seorang bocah tersebut. Namun demikian, Burkan menyebut antara Nani dan Tomy sudah saling mengenal.

"Kan kita ini belum tahu targetnya T atau keluarganya. Jadi apakah T atau keluarganya yang ditarget belum tahu pasti," jawab Burkan ketika ditanya apakah Tomy seorang anggota Polresta Yogyakarta.

(sip/ams)