Klaster Tilik di Purbalingga, 18 Orang Positif Tes Antigen

Vandi Romadhon - detikNews
Sabtu, 01 Mei 2021 12:33 WIB
Poster
Ilustrasi virus Corona (Foto: Edi Wahyono)
Purbalingga -

Muncul klaster tilik bayi di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Klaster di Kecamatan Rembang itu tercatat 18 orang positif saat rapid test antigen virus Corona atau COVID-19.

"Dari laporan yang masuk ada klaster baru lagi di Desa Tanalum, Kecamatan Rembang. Dari 25 orang yang dirapid test antigen 18 orang diketahui positif sementara 7 orang negatif," kata Kepala Dinas Kesehatan Purbalingga dr Hanung Wikantono saat ditemui detikcom, Sabtu (1/5/2021).

Menurutnya, klaster tilik ini berawal dari salah satu warga yang mengikuti pengajian di Pekalongan dan ternyata setelah pulang dinyatakan positif terpapar virus Corona.

"Anak dari orang yang ikut pengajian itu kebetulan punya bayi dan penduduk sekitar menengok bayi tersebut jadilah menyebar," jelasnya.

Hanung menyebut dari warga yang dinyatakan positif setelah dilakukan rapid, banyak di antaranya yang sebelumnya beraktivitas dan melakukan kontak dengan masyarakat luas.

"Mereka itu sudah ikut tarawih berjemaah dan bahkan ada yang mengikuti kegiatan tarling (tarawih keliling), nanti kami akan tracing ke kontak erat untuk mengantisipasi meluasnya penyebaran," ujarnya.

Rencananya, Senin (3/5) pekan depan Satgas COVID-19 akan melakukan tracking dan swab ulang agar dapat memutus rantai penyebaran lebih luas.

"Yang kami lakukan saat ini adalah selain memastikan 18 orang menjalankan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing, kami juga akan melakukan pengawasan melibatkan Puskesmas dan Satgas PPKM mikro," imbuhnya.

Sementara kondisi 18 orang yang dinyatakan positif saat ini tidak membutuhkan perlakuan khusus.

"Mereka kategorinya OTG (orang tanpa gejala), kondisinya relatif baik," pungkasnya.

Simak juga Video: Klaster Bukber dan Tarawih Diwaspadai Jadi Superspreader Corona

[Gambas:Video 20detik]



(rih/rih)