Kawah Sileri di Dieng Erupsi, Jalur Banjarnegara-Batang Ditutup

Uje Hartono - detikNews
Kamis, 29 Apr 2021 21:30 WIB
Kawah Sileri Dieng, Jawa Tengah, Selasa (3/10/2017).
Kawah Sileri, Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah. Foto diambil beberapa waktu lalu. (Foto: Uje Hartono/detikcom)
Banjarnegara -

Terjadi erupsi di kawah Sileri yang berada di Dataran Tinggi Dieng, Banjarnegara, petang tadi. Jalur Banjarnegara-Batang via Bitingan ditutup sementara.

"Untuk sementara jalan Banjarnegara-Batang ditutup. Karena banyak material bebatuan yang dapat membahayakan pengendara. Ada bebatuan sebesar kepalan orang dewasa ini kan bahaya bagi pengendara," ungkap Kapolsek Batur AKP Agung Setyawan saat dihubungi detikcom, Kamis (29/4/2021).

Ia mengatakan, penutupan jalan akan dilakukan sambil menunggu kondisi kawah Sileri dan koordinasi dengan BPBD Banjarnegara serta pos pemantau gunung berapi Dieng.

"Kalau sampai kapan, kami masih menunggu koordinasi dengan pihak terkait seperti pos pemantau gunung berapi Dieng dan BPBD Banjarnegara," ujarnya.

Sementara, bagi pengendara dari Banjarnegara menuju Batang bisa melalui Batur menuju Gerlang kemudian Batang.

Agung juga menyampaikan, tidak ada relokasi warga akibat erupsi ini. Ia menyebut, jarak kawah Sileri ke pemukiman warga sekitar 1 kilometer hingga 1,5 kilometer.

"Kalau ke Desa Kepakisan sekitar 1 kilometer dan ke Dusun Bitingan 1,5 kilometer kurang lebih. Jadi cukup jauh. Dari pengalaman erupsi tahun 2018 dan 2017 juga tidak sampai ke pemukiman warga. Jadi kami imbau warga tetap tenang," demikian imbauannya.

Diberitakan sebelumnya, terjadi erupsi di kawah Sileri yang berada di Dataran Tinggi Dieng, Banjarnegara, petang tadi. Lontaran material mengarah ke selatan.

Kawah Sileri berada di Desa Kepakisan, Batur, Banjarnegara. Erupsi terjadi pada Kamis (29/4) sekitar pukul 18.30 WIB. Erupsi yang terjadi adalah jenis erupsi freatik.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara Andri Sulistyo mengatakan, semburan erupsi kawah Sileri yang berada di Desa Kepakisan, Kecamatan Batur, Banjarnegara, ke arah selatan sekitar 400 meter.

"Semburan ini berupa lumpur dan bebatuan ke arah selatan. Kurang lebih sekitar 400 meter," ujar Andri saat dihubungi detikcom, Kamis (29/4) malam.

Namun demikian, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Hanya sementara lokasi kawah Sileri disterilkan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya erupsi susulan.

"Tidak ada korban jiwa, tapi sekarang area kawah steril untuk mengantisipasi terjadinya erupsi susulan. Dan jalan pun licin karena ada semburan lumpur," jelasnya.

Untuk diketahui, lokasi kawah Sileri berada dekat jalur alternatif Banjarnegara-Batang. Selain itu, juga dekat dengan objek wisata pemandian air hangat.

Petugas saat ini masih melakukan sterilisasi lokasi mengantisipasi adanya erupsi susulan. Selain itu juga dilakukan pengamanan jalan licin akibat material lumpur dan batu lontaran dari kawah yang erupsi.

"Masyarakat diimbau tetap waspada terkait potensi erupsi susulan, namun diminta tidak panik dan jangan termakan informasi yang tidak jelas asal-usulnya.

(rih/mbr)