Keluarga Siswa Kena Corona, Sekolah Tatap Muka 2 SD Boyolali Disetop

Ragil Ajiyanto - detikNews
Selasa, 20 Apr 2021 12:30 WIB
Kepala Disdikbud Boyolali, Darmanto
Kepala Disdikbud Boyolali, Darmanto (Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom)
Boyolali -

Pembelajaran tatap muka (PTM) atau sekolah tatap muka di dua sekolah dasar (SD) di Boyolali dihentikan sementara. Hal ini dilakukan usai ada keluarga siswa yang diketahui terpapar virus Corona atau COVID-19.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Boyolali, Darmanto, mengatakan kedua sekolah tersebut yaitu SDN 1 Sukorejo, Kecamatan Musuk dan SDN 1 Sumberagung, Kecamatan Klego.

"Ya, di dua SD itu sementara untuk kegiatan PTM kita hentikan dulu," kata Kepala Disdikbud Boyolali, Darmanto kepada wartawan di Boyolali, Selasa (20/4/2021).

Darmanto menyebut di SDN 1 Sukorejo ada nenek salah satu siswa yang terpapar virus Corona. Siswa tersebut diketahui sempat menjenguk neneknya. Kemudian di SDN 1 Sumberagung diketahui ada keluarga siswa yang dinyatakan positif Corona.

"Jadi bukan karena kegiatan PTM di sekolah," imbuh dia.

Sekolah tatap muka di dua SD tersebut dihentikan sementara sejak Senin (19/4) kemarin. Pihaknya kini masih menunggu hasil swab dari siswa dan keluarganya untuk melanjutkan kegiatan pembelajaran tatap muka.

Darmanto menambahkan hampir seluruh SD di Boyolali sudah menggelar sekolah tatap muka sejak minggu ketiga Maret lalu. Pelaksanaan pembelajaran tatap muka ini digelar di sekolah yang gurunya sudah disuntik vaksin Corona.

"Sudah hampir semua SD melaksanakan PTM. Untuk kelasnya tergantung dari yang telah mendapatkan vaksinasi Corona. Misal guru kelas 4, 5, 6 sudah mendapatkan vaksin, ya kelas itu boleh menggelar PTM," terangnya.

Selama kegiatan sekolah tatap muka ini para guru dan siswa diwajibkan menerapkan protokol kesehatan dan memakai masker. Dalam satu kelas, satu meja hanya digunakan untuk satu siswa.

Simak juga Video: Ciamis Mulai Uji Coba Sekolah Tatap Muka Terbatas Hari Ini

[Gambas:Video 20detik]



(ams/sip)