ADVERTISEMENT

Anies Baswedan Panen Raya di Cilacap Untuk Stok Beras Jakarta

Arbi Anugrah - detikNews
Jumat, 16 Apr 2021 12:55 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan panen raya di Cilacap, Jumat (16/4/2021).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan panen raya di Cilacap, Jumat (16/4/2021). (Foto: Arbi Anugrah/detikcom)

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Pamrihadi Wiraryo, mengatakan jika nilai kerjasama pada tahun 2019, Food Station berhasil menyerap Rp 21,2 miliar gabah kering panen, dan tahun 2020 pihaknya berhasil menyerap Rp 23,2 miliar.

"Sampai dengan 14 April 2021 kami berhasil menyerap Rp 8,5 miliar (gabah kering panen). Artinya kalau di setahun-kan, ekuivalen hampir antara Rp 30 miliar sampai Rp 32 miliar, jadi bertumbuh kurang lebih 25 persen-30 persen," jelasnya.

Saat ini pasokan beras untuk DKI Jakarta yang diambil dari Cilacap mencapai 5.700 ton untuk sekali panen. Sedangkan 1.000 hektare lahan yang ada di Cilacap merupakan bagian dari 7.200 hektare kontrak farming yang dilakukan food station di beberapa wilayah di Jawa Barat dan Jawa Tengah.

"Saat ini kami masih membutuhkan lagi pasokan beras (untuk DKI Jakarta), dalam arti kerjasama ini akan ditingkatkan agar ketahanan pangan atau suplai beras di wilayah Jakarta ini bisa terjaga," ujarnya.

Ketua Gapoktan Sumber Makmur Sahroni menambahkan, penyerapan ke PT Food Station Tjipinang Jaya Jakarta memberikan kepastian penyerapan dengan harga yang cukup tinggi.

"Kalau Bulog kan hanya setahun sekali untuk pengadaan, tapi kalau ini rutin setiap saat. Kalau harga cocok, kita kirim," katanya.

Sahroni mengatakan untuk pengiriman ke Jakarta yang dibutuhkan tidak hanya gabah kering panen, tapi juga setengah putih dan pecah kulit. Varietas padi yang dibutuhkan adalah mentik wangi, IR 64, muncul, dan merah.

"Ke PT Food Station harga GKP Rp 4.650 per kilogram. Kalau di luar itu, GKP Rp 4.250 per kilogram," jelasnya.


(sip/mbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT