Populer Sepekan

Para Kader Utama Jateng-DIY Bicara soal Suksesi Ketua Umum PDIP

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 27 Mar 2021 08:50 WIB
Megawati Tutup Rakernas
Foto: Megawati Soekarnoputri (dok. Istimewa PDIP)
Yogyakarta -

Megawati Soekarnoputri menyatakan tidak keberatan jika dirinya tak lagi menjabat Ketua Umum PDIP pada periode selanjutnya. Pernyataan Megawati itu mendapat tanggapan dari para kader utama PDIP di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Mereka adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, mantan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo (FX Rudy) yang juga Ketua DPC PDIP Solo, serta Ketua DPD PDIP DIY Nuryadi. Mereka pun menanggapi secara berbeda.

Ganjar yakin Megawati sudah siapkan pengganti

Ganjar Pranowo menilai Megawati Soekarnoputri sudah berpikir matang ketika menyatakan sikap tersebut. Menurutnya, Mega sudah menyiapkan pengganti dirinya.

"Bu Mega mengeluarkan pernyataan seperti itu tentunya sudah berpikir matang dan sudah menyiapkan sistem kaderisasinya. Saya kira Bu Mega sudah menyiapkan kader-kader terbaiknya," kata Ganjar Pranowo di sela acara kunjungan Menkeu Sri Mulyani di Kabupaten Kendal, Kamis (25/3/2021).

Soal nama, Ganjar menyebut ada banyak tokoh yang layak. Antara lain anak kandung Megawati, maupun anak ideologisnya di PDIP.

"Kader-kader yang disiapkan Megawati kan bisa dari anak-anak biologis seperti Mbak Puan (Puan Maharani) dan Mas Nanan (Prananda Prabowo) yang juga sangat aktif di partai. Selain itu juga banyak kader anak-anak ideologis yang juga disiapkan. Saya yakin Bu Mega sudah menyiapkan," jelasnya.

FX Rudy memaklumi Megawati sudah sepuh dan perlu istirahat

Rudy yang merupakan loyalis Megawati kini tidak mempermasalahkan jika sang ketum telah legawa. Sikap Rudy tersebut berbeda dari kongres sebelumnya. Saat itu Rudy memaksa Megawati memimpin kembali PDIP.

"Ibu sebagai sesepuh saja, senior, sebagai ibu PDI Perjuangan karena yuswa (usia) beliau sudah sepuh, lima kali ketua umum, biar istirahat," kata Rudy saat dihubungi detikcom, Kamis (25/3).

Namun saat ditanya terkait sosok pengganti Megawati, Rudy enggan menyebutkan nama. Ditanya terkait sosok putri Megawati, Puan Maharani, hingga nama sejumlah pengurus, Rudy menyerahkan jabatan ketum pada proses di dalam kongres.

"Kalau itu soal DPP, biar kongres bicara. Dengan catatan punya roh perjuangan Sukarno dan partai politik yang meraih kekuasaan untuk kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Nuryadi masih anggap Megawati layak

Nuryadi menilai Megawati Soekarnoputri masih layak memimpin PDIP untuk periode selanjutnya. Sebab kepemimpinannya sulit tergantikan sosok lain.

"Paling tidak mereka tahu figur yang bersih dari korupsi, ya kan? Anda bisa bandingkan dengan yang lain, itu yang menjadi (alasan) kita untuk mempertahankan itu (Megawati sebagai Ketua Umum PDIP)," ucap Nuryadi, Kamis (25/3).

"Soal usia bisa dibantu oleh yang lainnya. Tapi kebijakan soal bagaimana melakukan kenegaraan yang lurus, ini tidak semua orang bisa," lanjut Nuryadi.

Untuk diketahui, Megawati Soekarnoputri menyebutkan tidak keberatan jika kelak ada yang menggantikannya sebagai Ketua Umum PDIP. Namun, dirinya ingin PDIP tetap eksis sebagai partai harapan masyarakat di Indonesia.

Simak Video: Mega Legowo Jika Kelak Tak Lagi Pimpin PDIP, Asal...

[Gambas:Video 20detik]



(rih/rih)