Ketua Demokrat Sleman yang Dipecat Gegara Datang KLB Bantah Iming-iming Duit

Jauh Hari Wawan S - detikNews
Rabu, 10 Mar 2021 18:45 WIB
Pengurus Partai Demokrat di DIY datang Kanwil Kemenkumham Yogyakarta, Rabu (10/3/2021).
Pengurus Partai Demokrat di DIY datang Kanwil Kemenkumham Yogyakarta, Rabu (10/3/2021). Foto: Jauh Hari Wawan S/detikcom
Sleman -

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Sleman, Sarjono, dipecat. Sarjono mengakui menghadiri acara Kongres Luar Biasa (KLB) Demokrat di Sumatera Utara.

"Ya saya memang hadir dalam KLB Demokrat di Deli Serdang. Saya juga sudah ditelepon dari DPP, yang menyatakan bahwa saya sudah dipecat sebagai Ketua DPC Demokrat Sleman," kata Sarjono kepada wartawan, Rabu (10/3/2021).

Namun hingga saat ini ia belum menerima surat keputusan resmi. "Tapi saya belum menerima surat resminya," ujarnya.

Sarjono tak banyak berkomentar soal pemecatan dirinya. Namun, ia memastikan bahwa keputusan datang ke KLB itu murni inisiatif pribadi.

"Saya tidak akan berkomentar banyak mengenai pemecatan ini. Sebab jangan sampai menyinggung teman-teman yang masih aktif di Demokrat. Mendatangi KLB itu pilihan pribadi saya," tegasnya.

Sarjono membantah bahwa ia datang ke KLB karena ada iming-iming uang ratusan juta. Ia berdalih, jika sebelumnya telah dihubungi teman dekatnya yang berada di Jakarta. Menurutnya, ia hanya mendapat uang akomodasi saja.

"Datang ke KLB itu karena saya ditelepon sama teman dekat. Jadi nggak ada iming-iming mendapat uang Rp 100 juta. Saya hanya dapat sebatas uang akomodasi saja," akunya.

Sebelumnya diberitakan, dua kader Partai Demokrat (PD) di Yogyakarta dipecat dari kepengurusannya oleh DPD PD DIY. Dua kader itu ditengarai hadir dalam Kongres Luar Biasa (KLB) Demokrat.

Ketua DPD PD DIY Heri Sebayang mengatakan kader yang dipecat yakni ketua DPC Sleman dan Bantul. Keduanya diketahui hadir dalam KLB.

"Sleman dan Bantul. Dua-duanya ketua, dipecat karena membelot. Iya, hadir dalam KLB. Tidak taat dengan aturan partai. Sudah dipecat," kata Heri di kantor Kemenkumham DIY, Rabu (10/3).

Selain 2 ketua DPC Sleman dan Bantul, Heri masih mencurigai satu orang lagi. Selain itu, ia juga masih mencari pembelot lain di tubuh Partai Demokrat DIY.

"Yang kami curigai ada satu lagi, Ketua juga di DPC Kulon Progo. Kami akan cari, siapa yang membelot kami pecat," tegasnya.

Tonton juga Video: Partai Demokrat se-Solo: Lawan KLB Ilegal yang Dilakukan Moeldoko!

[Gambas:Video 20detik]



(rih/sip)