Polisi Gadungan di Sleman Tipu-tipu Wanita Luar Dalam

Jauh Hari Wawan S. - detikNews
Selasa, 09 Mar 2021 12:45 WIB
Polisi gadungan penipu empat wanita dibekuk di Sleman, Selasa (9/3/2021).
Polisi gadungan penipu empat wanita dibekuk di Sleman, Selasa (9/3/2021). (Foto: Jauh Hari Wawan S/detikcom)
Sleman -

Seorang pria bernama Purwanto (50) dibekuk polisi gegara menipu empat perempuan dengan modus berpura-pura menjadi anggota polisi di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Bahkan ada korban yang sampai ditipu luar dalam.

Kapolsek Mlati Kompol Hariyanto menjelaskan aksi penipuan itu diketahui saat pelaku berkenalan dengan salah seorang korban berinisial F (41) warga Padukuhan Tegal Mraen, Sendangadi, Mlati, Sleman melalui Facebook pada pertengahan Desember 2020.

"Awalnya pelaku dan korban berkenalan melalui Facebook pada pertengahan Desember 2020 dengan mengaku sebagai anggota Reserse Polres Kulon Progo dan mengaku belum menikah," kata Kompol Hariyanto saat rilis kasus di Mapolsek Mlati, Sleman, Selasa (9/3/2021).

Ia menjelaskan dari pertemuan itu muncul bibit asmara dan pelaku berjanji akan menikahi korban. Dengan sederet bujuk rayu, pelaku kemudian meminjam uang kepada korban sejumlah Rp 5,5 juta.

"Korban dijanjikan untuk dinikahi, kemudian atas bujuk rayu pelaku meminjam uang ke korban Rp 5,5 juta dan diserahkan sebanyak 5 kali," paparnya.

Petualangan Purwanto akhirnya berakhir setelah adanya info di grup WhatApp (WA) warga Padukuhan Tegal Mraen, Sendangadi, Mlati.

"Di grup warga Tegal Mraen itu ada info kalau ada wanita yang didekati pelaku. Warga yang curiga kemudian melapor ke Polsek Mlati," ungkapnya.

Kanit Polres Mlati Iptu Dwi Noor Cahyanto menambahkan pelaku telah mempelajari pangkat yang cocok di usia pelaku yang sudah kepala 5 itu. Kepada korban, pelaku mengaku berpangkat Aiptu.

"Dari awal disampaikan, pelaku mengaku sebagai anggota Polri di Polres Kulon Progo sebagai serse yang tidak pernah memakai baju dinas," kata Dwi.

"Mengaku pangkat Aiptu. Dari ciri fisik dan usia pantas pangkat Aiptu. Sebelumnya sudah belajar kalau usia pangkatnya apa dan diduga punya kenalan polisi," tambahnya.

Lebih lanjut, modus pelaku ini sudah dilakukan setidaknya selama 1 tahun terakhir. Total ada empat korban yang berhasil ditipu luar dalam.

"Ada 4 korban bukan hanya di Sleman. Modus ini dipelajari 1 tahun terakhir. Kerugian Rp 6 juta, Rp 2 juta, terutama tidak hanya kerugian uang ada kerugian yang lain. Istilahnya luar dalam," terangnya.

Lebih lanjut, tersangka Purwanto saat diwawancara berdalih spontan mengaku polisi kepada para korbannya.

Selanjutnya pelaku mengaku butuh uang untuk membiayai anak dan cucunya...

"Ngaku polisi spontan karena biayai anak 5 dan 2 cucu," ungkap Purwanto.

Ia mengaku selain meminta sejumlah uang, dirinya juga sempat bersetubuh dengan beberapa korban.

"Usia korban sekitar 40 sampai 42 korban ada 4. Ada yang janda ada juga masih bersuami tapi katanya sudah tidak harmonis. Sempat (bersetubuh) 2 kali di Kaliurang, 6 kali di rumah (korban)," ucapnya.

Polisi mengamankan barang bukti berupa kaos berwarna biru bertuliskan police yang dipakai pelaku untuk membohongi korban. Kemudian kaos warna hitam bertuliskan Pelopor, 1 slip bukti transfer, uang tunai Rp 350 ribu dan ponsel.

Kepada tersangka, polisi menjerat dengan pasal 372 KUHP dengan ancaman penjara maksimal 4 tahun penjara.

(sip/ams)