Hindari Pembelotan, Anggota F-PD DPRD Kudus Diminta Bikin Surat Setia AHY

Dian Utoro Aji - detikNews
Senin, 08 Mar 2021 16:21 WIB
Ketua DPC Demokrat Kudus Edy Kurniawan di sela deklarasi setia ke Ketum Demokrat AHY di kantornya, Jalan Melati Narawito Kecamatan Kota, Senin (8/3/2021).
Ketua DPC Demokrat Kudus Edy Kurniawan (Foto: Dian Utoro Aji/detikcom)
Kudus - Ketua DPC Partai Demokrat Kudus Edy Kurniawan meminta ke semua anggota fraksi di DPRD untuk membuat surat setia kepada Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Hal ini sebagai bentuk penolakan terhadap hasil acara yang diklaim sebagai kongres luar biasa (KLB) Demokrat di Deli Serdang, Sumatra Utara (Sumut).

"Ini yang agak repot fraksi pasti. Fraksi tak suruh buat setia kepada AHY," kata Ketua DPC Partai Demokrat Kudus Edy Kurniawan kepada wartawan ditemui di kantornya Jalan Melati Narawito Kecamatan Kota, Senin (8/3/2021).

"Kelompok kita kalau tidak mau (bikin surat setia) akan kita sikat, akan kita ganti. Teman fraksi, mesti dapat gitu. Sudah kita bilang kita jalan menolak KLB," tegas Edy.

Edy lalu bercerita soal iming-iming duit untuk menghadiri acara yang diklaim KLB di Deli Serdang pekan lalu. Dia mengaku mendapat tawaran Rp 150 juta agar berangkat ke Deli Serdang.

"Kemarin sempat saya sampaikan bahwa memang berat, teman-teman DPC itu real betul. Kita didatangi dua tim, bahkan minta tanda tangan saja sudah, uang sudah ditaruh di atas meja dp Rp 30 juta. Nanti kalau sampai di sana dipenuhi Rp 150 juta," ceritanya.

Edy menegaskan meski mendapat iming-iming duit, tak ada perwakilan Demokrat Kudus yang berangkat ke KLB Demokrat Deli Serdang. Dia bercerita dua pengurusnya, yakni Wakil Ketua I DPC Demokrat Kudus, Kamudin, dan Wakil Sekretaris DPC Demokrat Kudus Santiko juga ditawari duit tersebut.

"Untuk Kudus tidak ada ikut. Sempat Pak Kamudin sesepuh di DPC Partai Demokrat Kudus, kemarin hari Kamis ditawari tiket, ketua kalau tidak bisa ya sejadi-jadinya. Bahkan kemarin di Jateng ada 14 orang, itu banyak tidak menjadi anggota," ungkap Edy.

Edy menyebut Demokrat Kudus tegas menolak hasil KLB yang menetapkan Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko sebagai Ketum Partai Demokrat. Pihaknya menyatakan siap melawan hasil KLB tersebut.

"KLB yang kita anggap ilegal, kita siap melawan apapun hasilnya. Karena mereka nanti juga kan mendaftarkan. Ini kan terkait hasil ketika mereka mendaftarkan ke Kemenkum HAM beberapa antisipasi kita lakukan sesuai dengan perintah atasan," jelas Edy.

Untuk menyatakan ikrar setia ke Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), DPC Partai Demokrat Kudus juga menggelar deklarasi. Pihaknya siap melawan jika hasil KLB di Deli Serdang disahkan pemerintah.

"Ini, kita bentuk komitmen kongres yang dilakukan Demokrat tahun 2020 adalah hasil yang sah. Tiba-tiba KLB disahkan oleh pemerintah akan melawan sampai titik darah penghabisan," tegas Edy.

Simak juga Video: Ketua DPD Demokrat dari Aceh-Papua Ikrar Setia Pada AHY

[Gambas:Video 20detik]



(ams/mbr)