10 Besar Kasus Corona di Jateng: Semarang Tertinggi, Solo Termasuk

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 07 Mar 2021 22:58 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Semarang -

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mencatat kasus virus Corona atau COVID-19 di wilayahnya hingga hari ini berjumlah 157.812. Sebanyak 6.089 di antaranya merupakan kasus aktif.

Dari data yang diunggah di website corona.jatengprov.go.id pada Minggu (7/3/2021), dari 157.812 kasus terkonfirmasi, terdiri dari 6.089 pasien Corona yang dirawat di RS maupun isolasi mandiri, 141.784 kasus sembuh, dan 9.939 kasus meninggal.

Selanjutnya perbandingan data kasus Corona di Jateng kemarin, jumlah kasus aktif bertambah sebanyak 395 kasus.

Selain itu, Pemprov juga memantau 3.753 kasus suspek virus Corona di Jateng. Kasus suspek merupakan orang dengan riwayat dari negara/wilayah transmisi lokal, dengan atau tanpa gejala/menyerupai COVID-19 dan perlu perawatan rumah sakit (belum dinyatakan terkonfirmasi dengan swab test).

Pemprov juga mengungkap data persebaran kasus Corona di Jateng berdasarkan domisili pasien. Kota Semarang masih ada di nomor satu atau tertinggi. Berikut data rincian 10 daerah tertinggi kasus Corona di Jawa Tengah hingga hari ini:

Kota Semarang
terkonfirmasi: 17.764, dirawat: 358, sembuh: 15.712, meninggal: 1.694, suspek: 158

Banyumas
terkonfirmasi: 7.332, dirawat: 522, sembuh: 6.523, meninggal: 287, suspek: 80

Kabupaten Magelang
terkonfirmasi: 6.755, dirawat: 216, sembuh: 6.322, meninggal: 217, suspek: 82

Cilacap
terkonfirmasi: 6.686, dirawat: 332, sembuh: 6.184, meninggal: 170, suspek: 83

Kebumen
terkonfirmasi: 6.572, dirawat: 215, sembuh: 6.130, meninggal: 227, suspek 122

Kendal
terkonfirmasi: 5.970, dirawat: 159, sembuh: 5.532, meninggal: 279, suspek: 61

Klaten
terkonfirmasi: 5.637, dirawat: 273, sembuh: 5.157, meninggal: 207, suspek: 79

Jepara
terkonfirmasi: 5.570, dirawat: 251, sembuh: 4.990, meninggal: 329, suspek: 331

Kudus
terkonfirmasi: 5.539, dirawat: 174, sembuh: 4.854, meninggal: 511, suspek: 22

Solo
terkonfirmasi: 5.193, dirawat: 228, sembuh: 4.543, meninggal 422, suspek: 46

(mbr/mbr)