Populer Sepekan

Mengenang Sang Pendekar Artidjo Alkostar

Jauh Hari Wawan S - detikNews
Minggu, 07 Mar 2021 15:12 WIB
Artidjo Alkostar, Jagal koruptor
Foto: Mindra Purnomo
Sleman - Mantan Hakim Agung yang menjabat sebagai anggota Dewan Pengawas KPK, Artidjo Alkostar berpulang Minggu (28/2). Ia dimakamkan di Makam UII di Jalan Kaliurang Km 14,5 Ngemplak, Sleman, DIY, Senin (1/3).

Sebelum diantar ke tempat peristirahatan terakhirnya, jenazah Artidjo disemayamkan di Masjid Ulil Albab UII. Nampak Ketua KPK Firli Bahuri, Ketua Dewas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean, Rektor UII dan para kolega mengantarkan almarhum Artidjo ke peristirahatan terakhir.

Selain itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga menyempatkan diri untuk melayat di sela-sela kunjungan kerjanya di Yogyakarta.

"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Kemarin hari Minggu telah berpulang ke rahmatullah Bapak Artidjo Alkostar. Kita telah kehilangan putra terbaik bangsa," ujar Presiden, Senin (1/3).

"Beliau adalah penegak hukum, hakim agung, dan Dewan Pengawas KPK yang sangat rajin, jujur, memiliki integritas yang tinggi," tutur Jokowi selanjutnya.

Sementara itu, Ari Yusuf Amir yang merupakan perwakilan keluarga Artidjo Alkostar dalam sambutannya menyampaikan terima kasih, atas kehadiran seluruh pihak dalam prosesi persemayaman dan pemakaman mendiang Artidjo.

"Bang Artidjo tak banyak meninggalkan harta, tapi semangat hidupnya ada yang banyak bisa kami petik. Beliau selalu memberi contoh makna kejujuran. Kami selalu ditekankan oleh beliau akan pentingnya kejujuran," kata dia.

"Beliau juga tidak perlu takut dan ajarkan keberanian. Berani mengatakan kebenaran. Keberanian itu kemuliaan yang hadir dalam hidup kita," tambahnya.

Duka mendalam juga dirasakan keluarga besar UII. Rektor UII Fathul Wahid turut menyampaikan sebagai seorang pengajar, Artidjo selalu menjaga komitmennya.

"Kami keluarga besar UII berduka sangat mendalam, karena pak ar teladan bg kami untuk banyak hal, keberanian, konsistensi, integritas dan kesederhanaan," kata Fathul.

Fathul pun ingat betul apa yang pernah disampaikan oleh Artidjo. "Ini adalah kata-kata Pak Ar. Bagi Pak Ar mengajar di UII adalah hutang sejarah terhadap UII yang harus dibalas lunas. Itu (menunjukkan) bahwa Pak Ar menjaga komitmennya," tegasnya.

Sementara itu, Ketua KPK Firli Bahuri ditemui usai mengantarkan jenazah Artidjo Alkostar ke peristirahatan terakhir mengungkapkan ada 4 pribadi almarhum yang patut diteladani.

"Saya merasa ada 4 pribadi beliau yang perlu diteladani. Pertama beliau sangat sederhana, beliau terima apa adanya, dan tidak pernah mencari-cari atau meminta kepada negara," ucap Firli.

Kedua, kata Firli, memiliki prinsip selalu bersyukur, ikhlas dan sabar dengan apa yang diterima dan apa yang diberikan.

"Ketiga, (Artidjo) selalu katakan ke saya, Pak Firli jaga integritas, tetap berani supaya kita bisa melaksanakan tugas, itu pesan beliau," ungkapnya.

Kepergian Artidjo menjadi kehilangan besar bagi KPK. Namun, Firli akan tetap mempertahankan semangat Artidjo dalam hal pemberantasan korupsi.

"Terakhir beliau sosok yang (membuat kita) merasa kehilangan, bukan hanya KPK tapi seluruh anak bangsa. Tapi kita jadikan apa yang diberikan beliau jadi inspirasi, semangat kita untuk tetap memberantas korupsi. Jadikan lebih banyak lagi orang yg memiliki semangat pemberantasan korupsi seperti Pak Artidjo," tegasnya.

Artidjo dikenal sebagai sosok yang tegas dan tak pandang bulu. Ia juga dikenal sebagai algojo bagi para koruptor. Ketukan palunya telah mengantarkan para koruptor mendekam lama di penjara. Sebut saja Angelina Sondakh, Luthfi Hasan Ishaaq, Tommy Hindratno,Ratu Atut Chosiyah, dan Anas Urbaningrum.

Selama 14 tahun menjadi Hakim Agung, Artidjo juga dipilih menjadi Ketua Kamar Pidana Mahkamah Agung sejak 2014. Artidjo purna tugas dari Mahkamah Agung pada 22 Mei 2018 dan sudah menangani 19.483 perkara sepanjang karirnya. Pada Desember 2019, Artidjo Alkostar mengucapkan sumpah menjadi anggota Dewan Pengawas KPK.

Lihat juga Video: Momen Jokowi Salati Jenazah Almarhum Artidjo Alkostar

[Gambas:Video 20detik]



(mbr/mbr)