Batu Berundak Mirip Candi Ditemukan di Lereng Gunung Muria Kudus

Dian Utoro Aji - detikNews
Kamis, 04 Mar 2021 19:11 WIB
Benda batu mirip candi ditemukan di lereng Gunung Muria, Kudus.
Benda batu mirip candi ditemukan di lereng Gunung Muria, Kudus. (Foto: dok. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kudus)
Kudus - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus tengah menelusuri benda yang diduga mirip candi. Benda mirip candi itu ditemukan di lereng Gunung Muria.

"Untuk memberitahukan bahwa benda itu candi atau benda cagar budaya perlu dilakukan kajian. Baik secara akademik atau tim ahli benda cagar budaya. Sebelum ada kajian itu disebutkan diduga benda cagar budaya," kata Kabid Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kudus, RR Lilik Ngesti W, ditemui wartawan di kantornya, Kamis (4/3/2021).

Lilik mengatakan benda berupa batu berundak itu berada di Desa Kajar, Kecamatan Dawe. Awalnya pihaknya mendapatkan informasi dari media sosial warga setempat.

"Awalnya sudah lama, tahun kemarin bulan Desember 2020 lalu. Karena kita belum ada laporan resmi, orangnya belum jelas, kalau sudah jelas akan menelusuri itu," ujarnya.

"Ini yang kita catat (dicatat sementara), karena juga belum bisa merujuk tempat sana (lokasi ditemukan batu mirip candi)," sambung Lilik.

Lilik mengatakan dalam waktu dekat berencana untuk melakukan kajian. Pihaknya pun akan bekerja sama dengan tim ahli benda cagar budaya untuk menelusuri benda batu berundak yang mirip dengan candi.

"Ini belum ada kajian. Karena itu berkaitan dengan bebatuan tanah ya. Ahli terkait dengan geologi tanah. Tim ahli cagar budaya bergerak ke sana. Sementara belum bisa memastikan dulu (kalau itu candi dari sebuah kerjaan). Perlu ada kajian lebih lanjut," ucapnya.

Benda batu mirip candi ditemukan di lereng Gunung Muria, Kudus.Benda batu mirip candi ditemukan di lereng Gunung Muria, Kudus. Foto: dok. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kudus

Lilik menambahkan, bebatuan mirip candi ditemukan di lereng Gunung Muria itu berundak. Bentuknya memiliki undaan di lereng. Selain itu juga terdapat sebuah ukiran di bebatuannya.

"Zaman dulu ada bentukan alam. Kalau itu candi, kalau Candi Borobudur batunya kota. Kalau itu terus buat ditumpuk. Nah kalau di sana (lereng Gunung Muria) batu besar ada ukirannya. Soalnya ada pecahan di Sungai Kajar ada semacam batu ada ukiran," tambah dia.

Sementara itu, sampai saat ini tercatat ada ratusan benda yang masuk dalam benda cagar budaya di Kudus.

"Dinas mencatat ada 167 benda cagar budaya yang terdata di dinas. Sedangkan dari Reknas ada 223 benda cagar budaya, itu yang daftarkan bisa perorangan," tutup Lilik. (rih/sip)