Setahun Corona di RI

Wafatnya Ketua DPRD Jepara Terpapar Corona

Dian Utoro Aji - detikNews
Selasa, 02 Mar 2021 14:10 WIB
Gedung DPRD Jepara, Selasa (2/3/2021).
Gedung DPRD Jepara, Selasa (2/3/2021). (Foto: Dian Utoro Aji/detikcom)
Jepara - Setahun pandemi virus corona atau COVID-19 di Indonesia masih juga belum usai. Salah seorang tokoh di Jawa Tengah yang meninggal dunia terpapar virus Corona yakni Ketua DPRD Jepara Imam Zusdi Ghozali.

"Itu ada penyakit penyertanya dan sudah lama sekali. Penyakit penyertanya diabetes yang pasti ada penyakit penyertanya," kata Bupati Jepara Dian Kristiandi saat dihubungi detikcom lewat sambungan telepon, awal Agustus 2020 silam.

Imam Zusdi meninggal di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu (1/8/2020) pukul 08.20 WIB. Jenazah Imam yang meninggal dunia pada usia 49 tahun itu dimakamkan di Pemakaman Tengger Wedelan di Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara.

Setelah wafatnya Imam Zusdi Ghozali (49), jabatan Ketua DPRD Jepara Digantikan sesama politikus dari partai PPP. Mengingat PPP di kota ukir itu memperoleh suara kursi terbanyak. Kini kursi ketua DPRD Jepara dijabat oleh Haizul Ma'arif.

Ketua DPRD Jepara Imam Zusdi Ghozali yang meninggal positif Corona pada Agustus 2020.Ketua DPRD Jepara Imam Zusdi Ghozali yang meninggal positif Corona pada Agustus 2020. (Foto: Dok Setwan Jepara)

"Iya pergantian pimpinan sudah kemarin sekitar bulan November, waktu itu kami belum di Sekwan DPRD Jepara," kata Setwan DPRD Jepara, Dani Hendarko, saat dihubungi detikcom lewat sambungan telepon, Selasa (2/3/2021).

Dia mengatakan pergantian itu melalui mekanisme sesuai aturan di DPRD Jepara. Karena PPP memperoleh kursi terbanyak maka berhak untuk mengusulkan nama Ketua DPRD Jepara kepada Gubernur Jawa Tengah.

"(Penggantinya) Sama-sama dari PPP, partai mengusulkan kepada gubernur, gubernur sudah ada hasilnya lalu dilantik oleh ketua PN (pengadilan negeri)," ucapnya.

Dani mengatakan guna mengantisipasi anggota DPRD Jepara terkena Corona, pihaknya menerapkan protokol kesehatan secara ketat. "Kita sampai saat ini menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Rapat pun kita batasi hanya 50 persen saja," pungkas Dani.

Tonton video 'Menristek Cerita Perjuangan RI Keluar dari Ketergantungan Impor Alkes':

[Gambas:Video 20detik]



(sip/mbr)