Gudang Pengolahan Ikan Milik Mantan Bupati Rembang Terbakar

Arif Syaefudin - detikNews
Minggu, 28 Feb 2021 18:51 WIB
gudang pengolahan ikan di rembang terbakar, 28/2/2021
Gudang pengolahan ikan di Rembang terbakar. (Foto: Arif Syaefudin/detikcom)
Rembang -

Gudang pengolahan ikan Karya Mina Putra yang berada di Desa Purworejo Kecamatan Kaliori, Rembang, terbakar pada Minggu (28/2/2021) sekitar pukul 15.30 WIB. Gudang tersebut milik mantan Bupati Rembang Moch Salim.

Kepala bidang kebakaran pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Rembang, Wiyoto menyebut, pihaknya menerima laporan sekitar pukul 15.30 WIB.

"Betul (milik Moch Salim, mantan Bupati Rembang). Setelah menerima laporan, petugas segera melakukan persiapan dan langsung meluncur menuju lokasi kejadian dengan menggunakan 1 armada Pemadam dan 2 truk penyuplai, tiba di lokasi pukul 15.40 WIB," jelas Wiyoto kepada detikcom melalui sambungan telepon, Minggu (28/2/2021).

Salah seorang petugas pemadam kebakaran, Sarpani menjelaskan, beruntung petugas segera tiba di lokasi kejadian sehingga api tak sampai menghanguskan seluruh bangunan.

"Bangunannya besar, beruntung kita segera datang dan langsung penanganan. Yang terbakar sekitar 20 sampai 30 persen luas bangunan. Dua ruangan yang benar-benar terbakar," kata Sarpani kepada detikcom di lokasi kejadian, Minggu (28/2/2021).

Pemadaman api menghabiskan sebanyak 6 unit ritase air hingga api di lokasi kejadian benar-benar padam. Ruangan yang terbakar adalah ruang penyimpanan ikan dan toren wadah ikan.

"Memang kepulan asap besar dan warnanya hitam. Karena yang terbakar adalah berbahan plastik. Beruntungnya di sebelahnya ada ruangan yang untuk menyimpan kardus-kardus, belum sempat tersambar api, sehingga tidak sampai membesar," jelasnya.

gudang pengolahan ikan di rembang terbakar, 28/2/2021gudang pengolahan ikan di rembang terbakar, 28/2/2021 (Foto: Arif Syaefudin/detikcom)

Hingga kini, petugas masih melakukan pendinginan di lokasi gudang yang terbakar. Belum diketahui taksiran kerugian atas insiden tersebut. Sementara dugaan penyebab adalah korsleting listrik.

"Ada panel listrik, yang berdekatan dengan toren air itu. Korsleting listrik, langsung menyambar plastik. Kerugiannya belum bisa ditaksir. Tidak ada korban jiwa," pungkasnya.

Simak 'Kebakaran di Pabrik Cat, 9 Orang Dievakuasi':

[Gambas:Video 20detik]



(mbr/mbr)