Usai Dilantik, Walkot Hendi Bakal Evaluasi Penanganan Banjir Semarang

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Jumat, 26 Feb 2021 12:41 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi  dan Wakilnya Hevearita Gunaryanti Rahayu usai pelantikan periode kedua di Semarang, Jumat (26/2/2021).
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Wakilnya Hevearita Gunaryanti Rahayu usai pelantikan. (Foto: Angling/detikcom)
Semarang - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi atau Hendi berjanji bakal mengevaluasi bencana banjir yang melanda Kota Semarang. Di periode kepemimpinan keduanya ini, Hendi bakal fokus pada upaya penanganan banjir.

"Kita kan lagi hujan, terus pasti kita evaluasi total. Yang keliru sistemnya, orangnya, atau ada hal-hal yang tidak bisa kita sentuh hari ini misalnya cuaca yang sangat ekstrem, maka akan kita lakukan evaluasi segera," kata Hendi usai dilantik di Gedung Gardhika Bhakti Praja Semarang, Jumat (26/2/2021).

Hendi mengatakan evaluasi banjir di Kota Semarang menjadi program jangka pendek yang bakal dilakukan dia bersama wakilnya Hevearita Gunaryanti Rahayu (Ita).

"Itu akan menjadi evaluasi kita seminggu, dua minggu ini. Kita lakukan evaluasi, akan upayakan yang terbaik untuk masyarakat Semarang," tegas Hendi.

Hendi juga mengimbau kepada masyarakat Kota Semarang untuk selalu waspada potensi banjir. Sebab, kondisi cuaca sedang ekstrem.

"Saya minta kepada masyarakat untuk tetap waspada saat hujan. Mohon dengan sangat untuk bisa mengungsi ke tetangga dan saudara untuk keamanan kenyamanan semua," pesan Hendi.

Untuk diketahui, banjir di Kota Semarang menggenang sejak hujan lebat pada Selasa (23/2) sore lalu. Beberapa titik langsung surut namun masih ada yang terendam antara lain di Pantura Genuk.

Sementara itu, pelantikan kepala daerah di Jawa Tengah ini dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Ganjar berpesan kepada 17 kepala daerah yang dilantik hari ini agar berkoordinasi soal penanganan bencana, salah satunya soal banjir.

Ganjar meminta daerah hulu ikut membantu agar menjaga resapan air agar tidak ada banjir kiriman ke daerah hilir. Misalnya saja Kabupaten Semarang yang membantu menjaga resapan air untuk mengantisipasi banjir di Kota Semarang.

"Seperti Kabupaten Semarang, saya tadi minta dikuatkan penghijauan di sana. Semua harus bekerja untuk mitigasi bencana, karena BMKG sudah mengingatkan kita cuaca ekstrem dan diminta semua siaga," pesan Ganjar hari ini. (ams/sip)