Stasiun Tawang Semarang Kebanjiran Lagi, Tinggi Genangan Capai 50 Cm

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Rabu, 24 Feb 2021 14:03 WIB
Penampakan Stasiun Tawang yang masih terendam banjir setinggi sekitar 50 cm, Rabu (24/2/2021)
Penampakan Stasiun Tawang yang masih terendam banjir setinggi sekitar 50 cm, Rabu (24/2/2021) Foto: Angling/detikcom
Semarang -

Stasiun Tawang Semarang kembali terendam banjir sejak hujan lebat mengguyur Kota Semarang kemarin. Genangan air masih merendam setinggi sekitar 50 sentimeter.

Pantauan di lokasi, Rabu (24/2), akses jalan menuju Stasiun Tawang masih terendam banjir setinggi sekitar lutut orang dewasa. Barang-barang milik stasiun tampak dinaikkan ke peron yang tidak tergenang banjir.

"Ketinggian air di Stasiun Tawang sudah mulai surut, di hall dan peron stasiun yang kemarin sedalam 75 cm, kini surut menjadi 50 cm, dan akses masuk stasiun di Jalan Tawang yang semula 55 cm kini 40 cm. Dengan kondisi saat ini, stasiun Tawang masih belum bisa digunakan untuk pelayanan penumpang," kata Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro, di Stasiun Tawang, Rabu (24/2/2021).

Kris menyebut tidak ada perjalanan kereta yang dihentikan. Dia menyebut sempat ada kereta api yang dibantu dengan lokomotif hidrolik untuk melewati genangan setinggi 14-23 sentimeter pada titik KM 1+100 sampai dengan 1+600.

Namun saat air sudah mulai surut, lokomotif hidrolik itu tidak digunakan lagi. Kereta api pertama yang melintas menggunakan lokomotif umum yakni KA Maharani tujuan Surabaya kemudian disusul KA Argo Anggrek jurusan Jakarta.

"Perjalanan KA jarak jauh pada hari ini tetap jalan, seperti KA Argo Anggrek, Maharani, Dharmawangsa dan Jayabaya. Sedang KA lokal Kedungsepur pagi dari Semarang tujuan Ngrombo hari dibatalkan," jelas Kris.

Kris menyebut pihaknya masih berupaya menyedot genangan air dengan pompa air. Ada sejumlah pompa air yang dioperasikan untuk menanggulangi genangan banjir ini.

"Kami telah mengoperasikan pompa air utama yang berada di depan halaman parkir Tawang sejumlah 4 unit. Dan pompa air peron sebanyak 5 unit membantu menyedot air dari peron untuk dibuang ke arah emplasemen," ujar Kris.

Penampakan Stasiun Tawang yang masih terendam banjir setinggi sekitar 50 cm, Rabu (24/2/2021)Penampakan Stasiun Tawang yang masih terendam banjir setinggi sekitar 50 cm, Rabu (24/2/2021) (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)

Untuk diketahui hujan lebat terjadi di Kota Semarang Selasa (23/2) sekitar pukul 16.00 WIB kemarin. Banjir di sejumlah ruas jalan memang langsung surut setelah hujan reda, termasuk kompleks kantor Gubernur Jateng yang juga sempat terendam banjir.

(ams/sip)