Jateng Dapat 1,4 Juta Vaksin Corona untuk Pelayan Publik-Pedagang Pasar

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Minggu, 21 Feb 2021 14:28 WIB
Petugas menyuntikan vaksin COVID-19 kepada pedagang di Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta, Rabu (17/2/2021). Vaksinasi COVID-19 tahap kedua yang diberikan untuk pekerja publik dan lansia itu dimulai dari pedagang Pasar Tanah Abang.
Petugas menyuntikan vaksin COVID-19 kepada pedagang di Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta, Rabu (17/2/2021). Foto: Agung Pambudhy
Semarang -

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan sebanyak 1,4 juta dosis vaksin COVID-19 akan diterima Jateng untuk vaksinasi terhadap pelayan publik dan lansia. Skenario vaksinasi lainnya yang akan dilakukan yaitu menyasar pedagang pasar.

Dalam keterangannya, Ganjar menyebut vaksin tersebut sudah diberangkatkan dari Jakarta sekitar pukul 05.00 WIB dan direncanakan tiba di Gudang Dinkes Provinsi Jateng, Jalan Tambak Aji, Ngaliyan, Kota Semarang, siang ini.

"Jadi sampai dengan kemarin kita sudah mendapatkan informasi akan datang vaksin untuk pelayan publik sama kelompok lansia," kata Ganjar, Minggu (21/2/2021).

Ia menjelaskan Jateng mendapatkan 140 ribu vial yang satu vial berisi 10 dosis. Pada gelombang kedua, vaksinasi diperuntukkan bagi pelayan publik dan lansia, vaksin juga akan diberikan untuk kelompok masyarakat.

"Kita dapat 140.030, nah sekarang satu vail itu isinya 10. Berarti ini sekitar 1.400.000-an, nanti kita sambut ini temen-temen dari dinkes sedang persiapan nanti seluruh vaksin di sini," jelasnya.

Ia menuturkan untuk kelompok masyarakat nantinya adalah kelompok di pasar. Usulan pasar tersebut sudah disiapkan sejak rapat bersama antara lima gubernur lainnya dengan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu.

"Maka dulu waktu kita rapat di Jakarta di Istana dengan 5 gubernur, setelah Pak Presiden bicara pasar, kita usulkan juga beberapa kelompok masyarakat yang lain, sopir, pedagang keliling terus ada usulan guru tapi guru kan sudah masuk pelayan publik, tokoh agama termasuk yang ada di pesantren, para pendeta dan sebagainya yang tiap hari ketemu dengan orang itu jadi prioritas. Waktu itu Pak Presiden bilang, 'Pak Gub ke saya, siapkan itu pasarnya', ya Pak gimana kalau Solo sama Semarang, gitu jadi kita siapkan dua skenario itu," ujarnya.'

Ganjar menjelaskan pihaknya juga sedang menyiapkan titik pelaksanaan vaksin untuk pelayan publik. Harapannya, dengan titik-titik yang disiapkan tersebut proses vaksinasi pada pelayan publik yang jumlahnya ribuan akan berlangsung cepat.

"Jadi target kita cepat. Harusnya tidak sulit karena datanya sudah ada, lokasinya sedang disiapkan, nanti tinggal kapasitas yang ada kita mau itu dioptimalkan, maka ini soal cerita mekanisme menyusun," ujarnya.

Simak video 'Bali Terima 130.300 Dosis Vaksin Covid-19 Tahap Keempat':

[Gambas:Video 20detik]



(alg/rih)