Tebing 12 Meter Longsor di Kudus, Ruas Jalan Sempat Tertutup

Dian Utoro Aji - detikNews
Sabtu, 13 Feb 2021 16:39 WIB
Kondisi longsor di Dukuh Kambangan, Desa Menawan, Kecamatan Gebog, Kudus, Sabtu (13/2/2021).
Kondisi longsor di Dukuh Kambangan, Desa Menawan, Kecamatan Gebog, Kudus, Sabtu (13/2/2021). Foto: Dok. BPBD Kudus
Kudus -

Tebing setinggi sekitar 12 meter longsor dan sempat menutup jalan akses menuju Dukuh Kambangan, Desa Menawan, Kecamatan Gebog, Kudus. Pemicu longsor diduga curah hujan tinggi.

"Kejadian tanah longsor di RW 5 RT 5 Desa Menawan ada dua titik. Ruas jalan kabupaten tertutup longsor. Kemudian yang satu titik di RW 5 RT 3 yang menuju ke Nogosari. Jadi ada tiga titik lokasi longsor. Itu menutup jalan desa. Kejadian pukul 05.00 WIB tadi pagi," kata Camat Gebog, Bambang Gunadi, saat dihubungi detikcom lewat sambungan telepon, Sabtu (13/2/2021).

Bambang mengatakan longsor disebabkan karena curah hujan tinggi sejak Jumat (12/2) malam. Akibatnya tebing setinggi 12 meter mengalami longsor dan menutup jalan kabupaten menuju Dukuh Kambangan, Desa Menawan.

"Penyebab, ketinggian titik lokasi sekitar 12 meter. Penyebabnya hujan terus semalam dan dampak sebelumnya juga. Itu akibatnya tanah gembur dan talut setinggi 12 meter roboh. Kemudian menutup jalan akses jalan ke Dukuh Kambangan," jelasnya.

Menurutnya, relawan, petugas dan warga setempat telah kerja bakti untuk membersihkan tanah longsor. Saat ini kondisi jalan sudah kembali normal setelah sebelumnya sempat tertutup longsor.

"Sekitar jam 12 siang tadi sudah dibuka semua. Membantu nata tanah bisa akses jalan normal," ucapnya.

Bambang menambahkan, dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa. Bambang pun mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada, mengingat di kawasan tersebut rawan terjadi longsor.

"Rumah tidak ada, hanya kandang tidak terpakai ikut longsor. Memang kita selama ada musim penghujan di bulan sampai Maret selalu waspada. Siaga hujan terus-menerus, daerah rawan longsor kita harapkan hati-hati," imbau Bambang.

Terpisah, Kepala BPBD Kudus Budi Waluyo menambahkan longsor tersebut juga menimpa teras rumah warga namun tidak ada korban jiwa. Pihaknya bersama dinas terkait dan warga setempat melakukan pembersihan material longsor.

"Kerja bakti pembersihan material dengan alat berat. Monitoring lokasi kejadian. Kerugian bangunan talut Rp 15 juta. Kerugian teras rumah Rp 1 juta. Tidak ada korban jiwa," ujar Budi.

(rih/rih)