Tersangka Pembunuhan 4 Orang Sekeluarga Rembang Terancam Hukuman Mati

Arif Syaefudin - detikNews
Kamis, 11 Feb 2021 16:59 WIB
Jumpa pers kasus pembunuhan empat orang sekeluarga di Rembang, Kamis (11/2/2021).
Jumpa pers kasus pembunuhan empat orang sekeluarga di Rembang, Kamis (11/2/2021). (Foto: Arif Syaefudin/detikcom)
Rembang -

Polisi telah mengungkap tersangka pembunuhan empat orang sekeluarga di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Tersangka bernama Sumani (43) terancam hukuman mati.

"Ancaman hukumannya, hukuman mati dan seumur hidup. karena berencana pemberatan dan pencurian kekerasan," terang Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi dalam konferensi pers di Mapolres Rembang, Kamis (11/2/2021).

Sangkaan yang dikenakan kepada tersangka yakni primair Pasal 340 KUHP subsidair 338 KUHP dan atau 365 Ayat (3) KUHP atau Pasal 80 Ayat (3) Jo Pasal 76C Undang-Undang Republik Indonesia No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Pihak kepolisian memastikan, Sumani adalah tersangka pelaku pembunuhan tersebut. Hal itu berdasarkan sejumlah bukti dan petunjuk yang merujuk pada tersangka Sumani.

"Terhitung mulai tanggal 8 (Februari) setelah gelar perkara sudah kita bisa ungkap dan tetapkan tersangka. Jadi di pembunuhan berencana disertai dengan pemberatan ini, dilakukan oleh seorang atas nama Sumani, yang sampai sekarang belum bisa diambil keterangannya karena yang bersangkutan sakit," papar Ahmad Luthfi.

"Ini kita lakukan karena dalam 184 KUHAP tidak perlu keterangan tersangka tetapi hasil scientific identification telah membuktikan cukup bukti yang bersangkutan sebagai tersangka," lanjutnya.

Kini, tersangka Sumani masih dalam perawatan di ruang ICU RSUD dr R Soetrasno Rembang. Sumani dirawat karena nekat menenggak racun pestisida saat hendak ditangkap polisi.

Adapun korban pembunuhan ini di antaranya pemilik Padepokan Seni Ongko Joyo Rembang, Anom Subekti. Selain Anom, terdapat pula korban lainnya yakni sang istri yakni Tri Purwati, anak Alfitri Sayifatina dan sang cucu Galuh Lintang Laras Kinanti.

Keempat korban, ditemukan dalam kondisi tewas di ruang kamar masing-masing di Padepokan Seni Ongko Joyo Desa Turusgede Kecamatan kota Rembang, Kamis (4/2) lalu. Para korban pembunuhan itu memiliki luka akibat hantaman benda tumpul.

(sip/ams)