Tewas Dibunuh Bersama Keluarganya, Anom Subekti Pencipta Lagu Rembang Indah

Arif Syaefudin - detikNews
Sabtu, 06 Feb 2021 11:30 WIB
Satu keluarga di Desa Turusgede Kecamatan Kota Rembang, Rembang, Jateng, ditemukan tewas, Kamis (5/2/2021). Diduga mereka tewas dibunuh.
Empat orang sekeluarga di Rembang tewas dibunuh. (Foto: Arif Syaefudin/detikcom)
Rembang -

Empat orang sekeluarga tewas dibunuh di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Salah seorang korban Anom Subekti, dikenal sebagai dalang dan pegiat kesenian yang mengasuh Padepokan Seni Ongko Joyo Rembang.

Salah seorang rekan Anom Subekti, Purwono, menceritakan Anom merupakan pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kemudian menekuni bidang kesenian Jawa. Rumahnya di Desa Turusgede, Kecamatan kota Rembang digunakan sebagai padepokan seni tempat anak-anak muda berlatih kesenian Jawa.

Anom ditemukan tewas bersama istrinya Tri Purwati (50), anak Alfitri Saidatina (13) dan cucunya Galuh Lintang Laras (10). Keempat korban tersebut tewas dengan luka bekas penganiayaan menggunakan benda tumpul pada bagian kepala, Kamis (4/2) lalu. Anom semasa muda, kata Purwono, juga merupakan pemain Ketoprak dan dalang wayang kulit yang handal.

"Ketika aktif menjadi pegawai negeri, beliau lama di Dinas Penerangan, Humas Pemkab Rembang dan pernah menangani pengelolaan Radio CB FM. Setelah pensiun, banyak menggeluti bisnis gamelan," terangnya kepada wartawan, Sabtu (6/2/2021).

Diwawancara terpisah, rekan Anom yang lain yakni dalang Ki Sigit Ariyanto menyebut almarhum pernah menelurkan karya berupa lagu 'Rembang Indah' yang sempat populer dan diputar di sejumlah radio lokal pada tahun 90-an. Ia juga berperan membantu penciptaan lagu 'Rembang Bangkit' bersama dalang Ki Hadi Sumarto. Lagu tersebut, kata Sigit, kini kerap digunakan sebagai lagu kebanggaan orang Rembang.

"Pak Bekti (pencipta lagu) Rembang Indah, kalau Rembang bangkit itu bareng Pak Hadi Sumarto. Iya Rembang Indah. Populer pas zaman radio RSPD Rembang, sekitar tahun 90-an, yang saya tahu itu Rembang Bangkit dulu (populernya)," kata Sigit kepada detikcom di rumahnya, Sabtu (6/2/2021).

Sigit menyebut, aransemen lagu Rembang Indah yang diciptakan oleh Anom Subekti mengambil gending lancaran. Hal itulah yang menurutnya cukup layak untuk dijadikan ikon lagu kota garam ini.

"Sangat prihatin, karena beliau Pak Bekti itu orangnya baik memberi nasihat, selalu memberi ruang teman-teman. Dan orangnya fleksibel, sanggarnya bebas untuk latihan siapa saja, kerawitan bebas, nggak bayar, disediakan gamelan pendopo, untuk kegiatan warga Rembang.Tapi kok ada peristiwa seperti ini harapan saya semoga cepat terungkap pelakunya siapa," jelasnya.

Penjabat Kepala Desa Turusgede, Raslim, menambahkan Anom Subekti merupakan seorang seniman dalang yang memiliki sejumlah murid. Seringkali rumahnya digunakan untuk latihan kesenian murid-muridnya.

"Ini tempat juga untuk sanggar latihan tari, latihan gamelan itu. Tiap malam Minggu pasti ada latihan disini, tapi hari-hari biasa kadang juga ada," kata Raslim kepada wartawan.

Simak Video: 4 Orang Sekeluarga Korban Pembunuhan Dimakamkan di 2 Liang Lahat

[Gambas:Video 20detik]



(sip/sip)