7 Orang Positif Corona Swab Antigen, Posko Dukungan Gustu DIY Ditutup

Pradito Rida Pertana - detikNews
Rabu, 03 Feb 2021 13:43 WIB
Peringatan waspada virus Corona di Titik Nol Kilometer Yogyakarta
Foto: Peringatan waspada virus Corona di Titik Nol Kilometer Yogyakarta. (Pradito/detikcom)
Yogyakarta -

Posko Dukungan Gugus Tugas (Gustu) Penanganan COVID-19 DIY ditutup sementara hingga batas waktu yang belum ditentukan. Hal ini karena tujuh orang di lingkup BPBD DIY dinyatakan positif virus Corona atau COVID-19 saat tes antigen.

"Jadi gini, posko dukungan ini kan ada pos kesehatan yang tugasnya mendukung dari sisi kesehatan seluruh petugas maupun pegawai BPBD selama melaksanakan tugasnya menangani pandemi COVID-19. Nah salah satunya adalah memberikan layanan swab antigen seminggu 3 kali," ucap Komandan TRC BPBD DIY Wahyu Pristiawan saat dimintai konfirmasi detikcom, Rabu (3/2/2021).

Pristiawan mengatakan saat swab antigen itu ditemukan ada beberapa orang yang dinyatakan positif. Dari situ mulai dilakukan tracing dan jumlah yang dinyatakan positif Corona bertambah.

"Seperti halnya di kalangan PNS kemarin ada kasus positif di ULP provinsi, 3 pegawai BPBD merasa menjadi kontak erat lalu menggunakan fasilitas itu untuk melakukan tes dan hasilnya dua positif antigen," ucapnya.

"Nah dari situ ada yang merasa bahaya karena di kantor dan akhirnya melakukan tes dan hasilnya salah 1 kasie di sini (BPBD) karena ternyata di rumah istrinya sakit tapi tidak omong," imbuhnya.

Pristiawan mengatakan tim Posko Dukungan Gustu COVID-19 berkoordinasi dengan Kalak BPBD DIY memutuskan untuk meliburkan para anggotanya yang dinyatakan positif tes antigen untuk libur dan yang belum untuk segera tes antigen.

Hingga Selasa (2/2) kemarin total ada enam orang yang dinyatakan positif dari tes antigen itu. Kemudian hari ini bertambah seorang lagi yang dinyatakan positif dari tes antigen.

"Sehingga total 7 sementara," katanya.

Dia menyebut dari tujuh orang itu lima orang di antaranya sudah mengikuti tes swab PCR. Ketujuh petugas tersebut kini menjalani isolasi di bangunan milik BPBD hingga hasil tes swab PCR-nya keluar.

"Dari 7 orang itu itu, 5 pertama sudah semua PCR dan yang 1 sudah keluar hasilnya positif (COVID-19) yang 4 belum. Kemarin tambahan 1 itu baru tadi di PCR dan hasil hari ini masih dikumpulkan dan akan PCR besok," katanya.

"Dan 7 orang isolasi di salah satu gedung BPBD sampai PCR keluar, gedung. Kecuali petugas Pusdalops dan keluarganya tadi isolasi mandiri di rumah karena salah satu anggota keluarganya sudah kena (COVID-19)," lanjut Pristiawan.

Keputusan penutupan sementara posko ini diambil untuk menuntaskan screening dan memastikan personelnya bersih dari COVID-19. Terlebih, kata Pristiawan, personelnya merupakan salah satu garda terdepan dalam penanganan COVID-19 di Yogyakarta.

"Pesannya ini garda terakhir dan terserang (COVID-19), harusnya ini jadi catatan pandemi ini semakin parah. Untuk pelayanan, selama Agustus kita sudah berdayakan kabupaten/kota, tapi di kabupaten/kota kita pastikan bersih karena mereka juga interaksi ketat dengan kita," katanya.

Selanjutnya pengumuman soal penutupan Posko Dukungan Gustu COVID-19 DIY...

Selanjutnya
Halaman
1 2