Banjir di Kudus Akibat Luapan Sungai Wulan Semakin Tinggi

Dian Utoro Aji - detikNews
Senin, 01 Feb 2021 11:12 WIB
Kondisi banjir akibat meluapnya Sungai Wulan, Kudus, Senin (1/2/2021).
Kondisi banjir akibat meluapnya Sungai Wulan, Kudus, Senin (1/2/2021). (Foto: Dian Utoro Aji/detikcom)
Kudus -

Banjir akibat meluapnya Sungai Wulan di sejumlah wilayah di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah semakin tinggi. Warga mengungkap ketinggian air pun hampir mencapai 2 meter.

Dari pantauan detikcom di lokasi ketinggian air terus naik, Senin (1/2) pukul 10.00 WIB. Seperti di Desa Kedungowo Kecamatan Kaliwungu genangan air mencapai 50 cm. Padahal hari Minggu (31/1) sore ketinggian air di jalan sekitar 30 cm.

Terlihat aktivitas warga pun menggunakan perahu. Tampak warga dievakuasi ke lokasi yang aman dengan menggunakan perahu.

Salah seorang warga Saipul mengatakan banjir di wilayah tempat tinggalnya, Desa Setrokalangan mencapai setinggi hampir 2 meter. Menurutnya naiknya genangan air sejak Minggu malam.

"Airnya cenderung baik. Kemarin sore jalan ini bisa dilintasi kendaraan. Ini sudah tidak bisa. Di belakang Balai Desa Setrokalangan itu ada hampir 2 meter," kata Saipul ditemui detikcom di lokasi, Senin (1/2/2021).

Hal senada diungkapkan warga lain bernama Ali. Menurutnya genangan banjir cenderung naik. Saat ini rumah miliknya di Desa Kedungdowo sudah kemasukan air, padahal kemarin masih aman dari banjir.

"Cenderung naik, sejak semalam. Ini rumah saya sudah tergenang," kata Ali pagi ini.

Camat Kaliwungu Satria Agus Himawan mengatakan banjir di Kudus akibat limpasan Sungai Wulan masih menggenangi sejumlah desa di wilayahnya. Ada tiga desa terdampak, meliputi Desa Setrokalangan, Desa Garung Kidul, Desa Kedungdowo, dan Desa Banget.

"Akses jalan menuju Dukuh Karangturi Desa Setrokalangan terendam air mencapai 100-120 cm. Sedangkan rumah warga (di Dukuh Karangturi) sampai saat ini belum ada yang tergenang," kata Satria saat dihubungi detikcom lewat pesan singkat pagi ini.

Selanjutnya data jumlah rumah yang terdampak banjir di Kudus...