Ular Sanca 3 Meter Ditangkap di Permukiman Pekalongan

Robby Bernardi - detikNews
Sabtu, 30 Jan 2021 15:13 WIB
Seekor ular sanca sepanjang 3 meter ditangkap warga dan petugas damkar di Kota Pekalongan, Sabtu (30/1/2021).
Seekor ular sanca sepanjang 3 meter ditangkap warga dan petugas damkar di Kota Pekalongan, Sabtu (30/1/2021). Foto: Robby Bernardi/detikcom
Kota Pekalongan -

Seekor ular sanca sepanjang 3 meter ditangkap warga dan petugas damkar di Kota Pekalongan. Ular tersebut ditemukan di permukiman Klego Bantaran Gang 1, Pekalongan Timur.

"Ada dua ular. Satu yang sudah diamankan tadi, dan satunya belum. Ular yang satu, hitam besar seperti ular king kobra," kata Ketua RT 06/RW 07, Klego, Hadi, Sabtu (30/1/2021).

Penemuan ular itu saat warga tengah kerja bakti di sebuah rumah kosong setempat. Warga kemudian menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (damkar) Kota Pekalongan.

"Iya kita berhasil evakuasi ular sanca sepanjang 3 meter. Kalau yang satunya, belum ditemukan. Kita sudah sisir ke semua tempat, belum ketemu," kata petugas Damkar Kota Pekalongan, Yudha Wijaya.

Menurut Yudha, dari keterangan warga, satu ular yang belum tertangkap diduga jenis kobra.

"Dari keterangan warga tadi dan setelah saya lihatkan foto-foto ularnya, ular yang belum ketemu ini, warna hitam dan berdiri seperti sendok, ada garis-garisnya, dugaan kami itu king kobra," jelas Yudha yang juga relawan Sioux Penyelamat Ular Kota Pekalongan.

Yudha pun mengimbau warga untuk berhati-hati terlebih sudah ada temuan ular diduga kobra. Menurutnya, di bulan November hingga Desember kemarin adalah musim telur-telur ular menetas.

"Ya, pada bulan-bulan November hingga Desember, bulan di mana banyak telur ular yang menetas. Jadi di bulan ini, banyak ditemukan ular," ujarnya.

Pihaknya sendiri selama bulan Januari 2021 telah menerima laporan temuan ular sebanyak tiga kali.

"Yang resmi laporan ada tiga. Tapi ada juga yang tidak laporan. Tiga itu, kita dapat evakuasi ular sanca ada dua dan anakan king kobra empat," katanya.

Yudha berpesan kepada warga, jika menemukan ular dan tidak mengetahui cara penanganannya maka agar melapor.

"Lebih baik melaporkan ke ahlinya atau ke petugas damkar, untuk evakuasi ular. Dan jangan buat kepanikan berlebihan saat bertemu ular," imbuhnya.

(rih/rih)